11 Kelebihan dan Kekurangan Dinding Gypsum

Arsitek Malang – Gypsum merupakan salah satu material utama yang digunakan untuk plafon yang terbuat dari campuran kapur dan sulfat yang diolah menjadi papan lembaran dan dibungkus kertas tipis. Material ini memiliki beberapa kelebihan antara lain yaitu tahan api, tahan kelembapan, tahan benturan dan praktis. Selain itu pemasangan gypsum juga tidak membutuhkan waktu yang lama. Papan gypsum juga bagus untuk aksesoris, menghambat suhu panas atau dingin dan juga mempercantik interior suatu bangunan. Berikut dijelaskan beberapa kelebihan dan kekurangan dari dinding gypsum.

 

  • Pemasangannya praktis

Penggunaan material gypsum sebagai bahan material dinding relatif lebih praktis pemasangannya dibandingkan dengan dinding konvensional, dinding bata atau macam-macam dinding rumah yang lain. Pemasangan dinding gypsum ditawarkan dalam bentuk dry wall atau dinding kering dengan minim penggunaan air. Pemasangan dinding gypsum ini tidak memerlukan mengaduk semen, hanya memerlukan sekrup untuk memasangnya pada besi hollow yang berfungsi sebagai rangkanya. Papan gypsum ini pada dasarnya menggantikan fungsi plester dinding, secara pengaplikasian juga cepat dan area pengerjaan juga lebih bersih.

  • Bisa dipasang melapisi dinding bata

Material gypsum juga dapat untuk melapisi dinding bata yang kurang merata saat pengerjaannya. Cara memasangnya adalah dengan menggunakan lem perekat khusus yang selanjutnya digunakan untuk merekatkan papan gypsum pada dinding.

  • Mengurangi panas

Bahan gypsum memiliki beberapa jenis, salah satunya dapat mengurangi panas sehingga sangat cocok untuk digunakan pada dinding sebagai pendingin ruang. Hal ini dikarenakan papan gypsum jenis ini dilengkapi dengan bahan material yang mampu memantulkan kembali energi panas dari sinar matahari. Dengan begitu suhu rendah dan sejuk akan mampu tinggal lebih lama di dalam ruangan sehingga dapat membuat suhu ruangan lebih nyaman.

  • Ramah lingkungan

Papan gypsum pun relatif lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan memasang dinding bata atau beton. Papan gypsum hanya membuthkan sedikit air dalam pemangsangannya. Untuk satu meter persegi, partisi gypsum hanya memerlukan setengah liter air sedangkan untuk luasan yang sama dengan menggunakan dinding bata memerlukan 22 liter air.

Selain itu pembuatan papan gypsum juga menggunakan kertas dari bahan daur ulang. Sisa-sisa papan gypsum akan terurai di dalam tanah sehingga tidak merusak unsur-unsur tanah, melainkan justru mampu menyuburkan tanah karena bersifat sebagai pupuk. Gypsum mengandung kadar Volatile Organic Compound yang lebih rendah daripada material lainnya, sehingga papan gypsum tidak akan menimbulkan bau tidak sedap yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan.

  • Perawatan mudah

Untuk perawatannya, dinding papan gypsum lebih awet dan mudah  dengan minim resiko kerusakan seperti retak rambut atau retak memanjang dibandingkan dengan dinding batu bata atau material penutup dinding yang lain. Apabila terjadi kerusakan hanya perlu membongkar bagian papan yang rusak saja tidak perlu membongkar semua bagian dinding ataupun plafon.

  • Bisa dibentuk melengkung

Papan gypsum lebih fleksibel untuk membentuk visual yang lebih baik karena bisa diaplikasikan untuk dinding melengkung. Banyak produsen papan gypsum yang memproduksi papan lengkung sesuai dengan kebutuhan dan macam-macam konsep desain interior.

  • Rentan air

Ada beberapa jenis gypsum yang masih belum water resistance, apalagi karena adanya bahan kertas sebagai pelapis gypsum sehingga bahan ini terkadang sangat rentan terhadap air. Jika terjadi rembesan air biasanya akan meninggalkan bercak noda, ada beberapa cara memasang wallpaper pada dinding lembab dan syarat dinding yang akan dipasang wallpaper. Namun jika terus menyerap air maka papan gypsum dapat hancur dan tidak menutup kemungkinan plafon dapat roboh.

  • Proses pemasangan memerlukan ketelitian lebih

Proses pemasangan papan ini biasanya menggunakan sekrup dan bubuk gypsum. Bubuk ini berfungsi sebagai lem di tempat sambungan. Jika pemasangan ini tidak dilakukan dengan tepat dan teliti, bisa menyebabkan kerobohan. Selain itu ketahui pula jenis cat dinding yang dapat digunakan untuk finishing dinding gypsum.

  • Lemah terhadap benturan

Bahan papan gypsum ini dapat rusak jika terjadi kontak langsung benturan dengan sangat keras. Sehingga salah satu kekurangan gypsum adalah rentan terhadap benturan. Seperti misalnya menggunakan palu secara berlebihan dapat melobangi atau membuat retak papan gypsum. Selain itu, pastikan memasang rangka untuk papan gypsum dengan bahan yang kuat untuk mengurangi resiko keretakan dan kerobohan pada papan.

  • Tempat pemasangan terbatas

Tidak disarankan memasang papan gypsum pada ruangan yang mempunyai kelembapan sangat tinggi, seperti kamar mandi. Kelembapan yang tinggi akan mempercepat proses pelapukan dan tingkat kerusakan atau kerobohan menjadi tinggi. Jika tetap ingin memasang papan gypsum ada baiknya memilih material yang waterproof atau anti air.

  • Tidak Kedap Suara

Bahan papan gypsum yang tidak terlalu tebal ini menjadi salah satu kekurangan membuat ruangan menjadi tidak kedap suara. Jika mempunyai keinginan untuk membuat studio musik di dalam rumah, maka memasang dinding dengan papan gypsum bukan pilihan yang tepat untuk Anda.

 

JASA ARSITEK MALANG – KONTRAKTOR JOGJA | JASA BANGUN RUMAH JOGJA | KONTRAKTOR JOGJA | JASA ARSITEK JOGJA | KONTRAKTOR DI JOGJA | JASA GAMBAR 3D JOGJA | JASA DESAIN RUMAH JOGJA | BANGUN RUMAH JOGJA merupakan solusi bagi Anda yang ingin membangun rumah hunian, kost ekslusif, apartemen atau bangunan lainnya. Konsultasi Gratis KLIK DISINI. Hubungi kami di Telp : (0274) 501 7127 | WA : 0878 3475 4624

WhatsApp chat