Aspek Utama Arsitektur Bali

Aspek Utama Arsitektur Bali – Setelah pada artikelnya sebelumnya kita membahas ciri khas arsitektur Bali. Berikut ini merupakan beberapa aspek utama yang ada pada arsitektur Bali. Apa saja ya? Simak saja yuk!

  1. Sistem ventilasi yang baik

Arsitektur Bali menggunakan jendela besar atau ruang di antara atap dan dinding bangunan untuk sirkulasi udara yang baik. Kamar tidur dengan dinding yang dipenuhi ukiran pada kepala ranjang memiliki jendela besar yang menghadap taman kecil.

Kamar mandi sebagai ruang pribadi yang memerlukan sistem penghawaan yang baik, sengaja dirancang tanpa atap dengan bambu sebagai gerbang pelindungnya. Batu alam digunakan agar lantai tidak licin, sekaligus perlambang keharmonisan dengan alam tropis.

  1. Fondasi yang Kokoh

Filosofi Tri Loka mengandaikan rumah seperti tubuh manusia dengan kaki sebagai dasar yang kuat.

Gaya modern kontemporer tropikal pada gambar berikut ini menunjukkan dengan jelas struktur bangunan dengan arsitektur Bali. Tiang-tiang struktural yang diekspos menjadi perlambang tulang-tulang manusia yang memperkokoh bangunan. Bagian kepala diwujudkan dengan bentuk langit-langit yang menempel ke atap dengan ekspos kaso dan reng sebagai kekuatan dan elemen estetika yang memperlihatkan keindahan dari kesederhanaan yang jujur.

  1. Halaman yang Luas

Harmonisasi dengan alam membutuhkan halaman yang cukup luas agar dapat berkomuniksai dengan alam sekitarnya.  Pohon dengan batang unik berpadu indah dengan pola jalan beton diselingi rumput dan pondok berikut bale bengong dari kayu.

  1. Tembok Penjaga

Dalam Arsitektur Bali, tembok lebih berperan spiritual selain fungsi utamanya untuk keamanan dan privasi dari pandangan luar. Secara spiritual, tembok tinggi dipercaya dapat menangkal ilmu hitam dan roh jahat.  Sebelum memasuki pintu utama, pola jalan blok beton sengaja dirancang berada di tengah kolam dengan filosofi air yang membersihkan segala unsur jahat, dan diapit tembok batu alam sebagai penjaganya.

Sebenarnya, tujuan gaya arsitektur tradisional dan modern adalah sama-sama untuk memberikan kenyamanan yang fungsional untuk manusia penggunanya. Keduanya juga menerapkan keindahan arsitektur dengan keindahan elemen yang berfungsi optimal. Jadi, tidaklah sulit memadukan arsitektur Bali atau pun arsitektur tradisional lainnya dengan gaya modern. Lagi-lagi, pengetahuan, kepiawaian, dan dedikasi sang arsiteklah yang dapat menjawab semua tantangan untuk memadukan berbagai gaya arsitektur.

 

WhatsApp chat