Cara Membuat Rumah Pohon

Cara Membuat Rumah Pohon – Berencana membuat rumah pohon? Membuat rumah pohon tidak bisa dilakukan dengan perencanaan yang setengah-setengah. Perlu perencanaan yang matang agar rumah pohon bisa nyaman dan tentunya aman. Nah, adanya rumah pohon bisa membantu anak untuk berimajinasi dengan mengembangkan kreativitas mereka. Jika area rumah kamu mendukung, coba saja ide menarik ini.

  1. Memilih Pohon yang Tepat

Memilih pohon yang sehat adalah hal yang sangat krusial dalam membuat rumah pohon. Pastikan pohon yang dipilih tidak terlalu muda atau tua.

Inilah kualitas pohon yang ideal untuk rumah pohon:

  • Cabang dan batang pohon masih kuat dan kokoh;
  • Akar pohon tertanam dengan kuat; dan
  • Pohon bebas daru parasit yang melemahkan pohon

Selain itu, jenis pohon terbaik yang bisa digunakan adalah ek, maple, cemara, dan apel. Jika kamu masih ragu, kamu bisa meminta seorang ahli yang bisa membantu memeriksa kelayakan pohon sebelum kamu mulai menbangun.

  1. Memberi Tahu Dinas Tata Kota dan Tetangga

Sebelum memulai membangun, kamu harus meluangkan waktu untuk mencari tahu mengenai regulasi membangun rumah pohon di daerah tempat tinggal. Kunjungilah dinas tata kota untuk informasi lebih lanjut.

Selain itu, meminta izin tetangga perlu untuk dilakukan karena siapa tahu mereka kebertaan dengan kebisingan ketika rumah pohon dibangun. Terlebih, tetangga juga bisa saja keberatan dengan keberadaan rumah pohon karena mereka takut privasi mereka terganggu. Bisa saja ada yang menyalahgunakan rumah pohon untuk mengintip tetangga.

  1. Memilih Material untuk Membuat Rumah Pohon

Memilih material yang bagus akan berpengaruh pada daya tahan rumah yang satu ini. Hal yang perlu dipastikan adalah material yang dipilih haruslah ringan namun kuat. Beberapa jenis material yang bisa dipilih meliputi bambu, kayu, dan baja ringan.

  1. Menentukan Desain yang Tepat

Banyak sekali pilihan desain rumah pohon yang bisa dicari di Internet atau buku desain. Setelah memilih beberapa jenis desain bersama si kecil, buatlah model versi mininya menggunakan styrofoam atau kardus. Hal ini tentunya akan mempermudah proses pembuatan. Satu hal yang perlu diparhatikan adalah pastikan desain yang dipilih tidak mengganggu pertumbuhan pohon yang ditempati.

  1. Menentukan Penyangga dan Akses

Banyak sekali cara yang bisa dilakukan untuk menopang rumah pohon. Namun, satu hal yang perlu diingat adalah rumah pohon bergerak mengikuti angin. Palang geser atau siku-siku bisa membantu rumah pohon terhindar dari kerusakan yang disebabkan angin.

  1. Menentukan Posisi Rumah Pohon yang Aman

Hindarilah posisi rumah pohon yang terlalu tinggi. Pasalnya, rumah pohon ini didesain untuk anak. Maka dari itu, keselamatan dan kenyamanan adalah hal yang utama. 1,5-2 meter adalah jarak aman untuk membangun rumah pohon.

  1. Mengisi Rumah Pohon dengan Desain Interior yang Sesuai

Agar anak-anak merasa betah di dalam rumah pohon, pilihlah desain interior yang ramah anak. Pilihlah lantai dari kayu atau parket dan catlah dengan warna terang agar nyamuk tidak sudi mampir. Jangan terlalu banyak menyimpan barang karena ruang di rumah pohon biasanya terbatas. Selain itu, jangan lupa untuk melakukan fogging secara berkala agar rumah pohon bebas dari serangga yang mengancam kesehatan si kecil.

  1. Membuat Keamanan Tambahan

Keselamatan adalah hal utama yang harus diprioritaskan untuk anak. Maka dari itu, tidak ada salahnya untuk membuat keamanan ekstra yang bisa membuat orang tua tidak khawatir ketika anak bermain sendiri. Kamu wajib membuat pagar pengaman di sekitar rumah pohon untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Selain itu, kamu juga bisa memasang bantalan penahan jatuh di bawah rumah pohon.

WhatsApp chat