Ciri Khas Desain Arsitek Industrial

Ciri Khas Desain Arsitek Industrial – Desain industrial ini memberikan anda kesempatan untuk memadukan material kasar dengan halus. Desain ini juga cocok jika dipadukan dengan vintage dan rustic. Konsep ini juga memiliki kecenderungan minimalis. Ruangan dengan nuansa dramatis dan tampilan kontras.

Jika anda berminat menggunakan desain ini pada rumah anda, simak penjelasan kami dibawah mengenai ciri khas dari bangunan industrial ini.

  1. Penggunaan Material Upcycle dan Recycle

Material upcycle dan recycle merupakan ciri utama pada bangunan industrial. Upcycle merupakan barang bekas yang dimodifikasi baru, sedangkan recycle adalah proses daur ulang barang bekas untuk digunakan kembali.

  1. Meminimalisasi Proses Finishing

Ciri khas kedua yang paling menonjol dari rumah industrial adalah proses finishing yang sangat minim di seluruh bagian bangunannya. Misal, tembok bata merah, beton, besi, hingga furniture cenderung dibiarkan polos dengan tampilan aslinya tanpa diwarnai kembali.

  1. Sangat Identik dengan Warna Monokrom

Selain dibiarkan polos dan terekspos, elemen pada bangunan industrial hanya akan ditampilkan dengan warna monokrom atau warna bumi seperti cokelat, abu-abu, dan hijau kusam.

  1. Bangunan Lebih Terekspos

Ciri lain dari bangunan industrial adalah elemen bangunan yang dibiarkan terekspos. Banyak yang dibiarkan tampak apa adanya namun untuk menghasilkan tampilan yang lebih rapi, berkonsep, dan unik.

  1. Elemen Lantai yang Unik

Rumah berkonsep industrial sangat menghindari penggunaan lantai granit atau keramik karena tampilannya tak sesuai dengan kesan dari gaya industrial. Rumah industrial banyak menggunakan lantai parket, acian, beton, hingga semen.

WhatsApp chat