Ciri Khas Desain Vintage yang Harus Diketahui

Ciri Khas Desain Vintage yang Harus Diketahui – Sekarang ini desain dengan konsep kuno atau vintage kembali populer lagi. Seperti banyak dijumpai sekarang di cafe-cafe banyak yang menggunakan desain vintage ini. Meskipun bisa dibilang bahwa kuno tetapi desain ini memiliki kesan elegan. Tapi, apa ya yang menjadi ciri khas dari desain ini? Berikut akan kami jelaskan.

Furniture Jadul

Ciri khas gaya rumah vintage yang pertama yaitu dalam hal penggunaan furniture yang cenderung lebih menggunakan furnitur jadul. Penggunaan furniture jadul tersebut dibagi menjadi 2 model yaitu furniture dengan model yang sangat populer pada masa lampau dan juga furniture yang saat ini ada namun terkesan lebih lusuh.

Furniture jadul yang sering digunakan dalam konsep rumah vintage ini yaitu meja, kursi serta lemari jengki yang tentunya furniture tersebut merupakan furniture yang trend dijaman dulu. Sedangkan furniture lain yang sering digunakan saat ini yang merupakan furniture modern namun terlihat lebih lusuh misalnya peti bekas yang dicat ulang, drum bekas serta tangga yang sudah tidak dipakai yang dijadikan untuk membuat meja.

Penggunaan Warna

Ciri khas gaya rumah vintage selanjutnya yaitu penggunaan warna. Desain rumah yang bergaya vintage umumnya menggunakan warna lembut (soft) yang didominasi dengan warna pastel seperti pink atau biru muda. Warna lembut dan warna pastel tersebut diterapkan pada dinding ruangan dan juga diterapkan pada beberapa furniture. Dengan warna-warna tersebut maka akan membuat desain rumah gaya vintage ini berbeda dengan rumah dengan gaya-gaya pada umumnya.

Wallpaper Dinding

Penggunaan wallpaper atau wall covering bermotif menjadi sesuatu yang umum pada desain vintage. Ada beberapa orang yang menggunakan wallpaper untuk melapisi seluruh dinding, ada juga beberapa orang yang menggunakan wallpaper hanya pada beberapa bagian dinding agar tidak terlihat terlalu sumpek. Motif wallpaper yang lazim digunakan adalah motif floral, abstrak, atau pepohonan.

Penerapan Motif

Saat melihat hunian yang menerapkan desain vintage, kamu akan menyadari satu hal yang cukup mencolok yakni penerapan motif pada sejumlah benda. Motif yang menjadi ciri khas dari desain vintage adalah motif floral, dedaunan, burung, hingga motif abstrak yang berulang-ulang. Motif-motif tersebut biasanya diterapkan pada sebagian dinding, sarung bantal, tirai, sampai peralatan makan.

Hiasan Dinding

Hiasan dinding yang wajib ada pada desain vintage adalah bingkai foto dengan pinggiran berukir atau bergaya shabby chic. Ukurannya bisa disesuaikan dengan ukuran ruangan agar terlihat seimbang. Jika ingin bingkai foto ini terlihat lebih menarik, kamu bisa menyusunnya tanpa pola simetris dan menggunakan beberapa bingkai foto yang berbeda sekaligus.

Pelapis Lantai

Desain vintage menonjolkan kesan jadul dan nuansa yang hangat. Oleh karena itu, sebagian besar hunian dengan desain vintage akan menggunakan pelapis lantai berupa ubin terakota, parket, serta kayu. Khusus untuk penggunaan parket dan kayu sebagai pelapis kayu, sebagai pemilik hunian kamu harus memberikan perhatian ekstra terhadap perawatannya.

Dekorasi yang Khas

Desain vintage juga bisa menggunakan cermin dan jam antik. Cermin antik ini biasanya berbentuk persegi atau oval dengan bingkai dari kayu yang memiliki ukiran cantik. Sedangkan untuk jamnya menggunakan jam analog yang digantung di dinding atau jam berukuran besar yang lengkap dengan bandul. Dan desain ini juga

Barang Elektronik

Jika furnitur pada desain vintage umumnya terbuat dari kayu dan memiliki model jadul, untuk barang-barang elektronik yang digunakan adalah yang bergaya retro. Barang-barang elektronik bergaya retro yang dimaksud di sini adalah TV cembung, radio, bahkan oven untuk dapur.

Untuk menemukan barang-barang elektronik ini bisa dibilang susah-susah gampang, karena jarang sekali ada barang elektronik yang diproduksi dengan gaya retro saat ini.

 

WhatsApp chat