Desain Gaya Vintage VS Shabby Chic

Desain Gaya Vintage VS Shabby Chic – Setelah pada artikel sebelumnya, membahas tentang desain vintage dan shabby chic. Lalu, apakah kedua desain ini memiliki perbedaan? Mari kita simak bersama.

Jika dilihat secara sekilas kedua desain ini akan terlihat sama, sama sama terlihat lusuh. Namun, jika di telaah secara detail ternyata kedua desain ini berbeda.

Shabby Chic

Shabby Chic merupakan konsep yang di usung oleh Rachel Ashwell, konsep ini memang terlihat vintage tapi lebih menawan. Ditawarkan kepada kaum hawa yang menyukai warna pastel dengan gayanya yang lusuh tetapi tetap cantik dilihat. Dominan warna pastel atau warna muda dan juga ornamen bunga di beberapa furniturenya untuk mempercantik suasana.

Vintage

Vintage lebih mengutamakan tema dan warna gelap dengan gaya lusuh baik itu retro, ataupun classic vintage. Konsep interior vintage ini merupakan unisex dimana konsep ini dapat diterima oleh lelaki ataupun wanita. Vintage lebih memainkan gaya dinding bata expose dan juga furniture kayu polos dengan metode rustic, tidak ketinggalan dengan hiasan dinding bertema vintage untuk memperkuat mood dalam setiap ruangan.

Biasanya konsep interior vintage dan shabby chic banyak dilihat di cafe cafe maupun restaurant, dan ada beberapa juga yang konsepnya dijadikan untuk rumah tinggal.

Para designer interior khususnya di Indonesia banyak yang menggabungkan konsep ini dan menjadi konsep andalan bagi beberapa orang pemilik cafe maupun restaurant dan mengaplikasikannya kedalam konsep lain menjadi eclectic konsep.

Agar anda mudahmembedakannya, berikut dibawah akan kami berikan beberapa perbedaan inspirasi rumah gaya vintage dan shabby chic.

 

 

WhatsApp chat