Desain Lemari Bawah Tangga

Desain Lemari Bawah Tangga – Ruangan kosong dibawah tangga sering dilupakan oleh pemilik rumah. Padahal ruangan kosong dibawah tangga bisa dimaksimalkan dengan baik. Terutama sebagai tempat penyimpanan atau lemari. Kira-kira seperti apa ya desain lemari bawah tangga? Simak yuk, ulasan kami dibawah ini.

  1. Rak Sepatu dan Lemari Baju

Membuat area bawah tangga menjadi rak adalah solusi paling sering digunakan karena bisa menjadi rak sepatu atau lemari baju tambahan di rumah Anda.

Lebar tangga umumnya berukuran 90-100 cm. Ukuran atau kedalaman lemari di bawah tangga tidak selalu harus mengikuti lebar tangga tersebut. Lebar lemari bawah tangga bisa hanya setengahnya, misalnya 45-50 cm.

Semakin dalam lemari yang Anda miliki, semakin sulit meraih barang di bagian dalam. Walaupun keuntungannya Anda memiliki space yang lebih banyak.

Solusinya adalah membuat lemari dengan rel laci. Desainnya pun beragam, semua tergantung fungsi yang Anda inginkan.

Jika Anda memilih lemari ini sebagai rak sepatu, tambahkan laci-laci kecil agar mudah mengambil barang.

Lemari baju pun juga bisa menggunakan laci dengan posisi tiang gantung yang sejalur dengan arah tarik laci.

  1. Rak Pajangan

Apa Anda tipe orang yang senang koleksi pajangan, terutama setelah travelling? Area bawah tangga bisa dioptimalkan sebagai rak pajangan.

Tambahkan cermin di dinding untuk menambah dimensi ruang. Jika area bawah tangga Anda cukup luas, area ini juga bisa dijadikan sebagai TV cabinet. 

  1. Rak Buku dan Meja kerja

Home office atau working from home semakin marak, jadi tentu Anda membutuhkan area khusus untuk bekerja dan mengetik di laptop.

Desain dan material meja kerja bisa disamakan atau menyambung dengan anak tangga.

Railing tangga bisa dijadikan sebagai dinding pembatas agar area kerja Anda tidak berserakan dan mengganggu lalu lalang di tangga.

  1. Sudut Ruang Baca

Tambahkan dudukan dan bantal yang empuk, serta lampu dengan penerangan yang cukup. Seketika area bawah tangga Anda menjadi sudut nyaman untuk me-time dan membaca buku.

Untuk memaksimalkan area, sediakan rak atau laci di sisi bawah atau atas untuk penyimpanan buku atau selimut.

  1. Rak Piring

Desain ini cocok jika tangga, ruang makan, dan dapur terletak berdekatan. Sistem rak bisa serupa dengan lemari baju di poin pertama, namun jumlah shelf atau ambalan harus ditambah.

  1. Lemari Wine

Bisa menjadi inspirasi bagi para peminat wine. Sesuai dengan teori penyimpanan botol anggur, pastikan botol diletakkan horizontal atau setidaknya miring (bukan tegak), sehingga tutup botol selalu basah.

Tutup botol yang basah bertujuan agar mencegah masuknya udara melalui pori-pori di tutup botol.

Jika Anda berencana untuk mengoleksi dalam waktu panjang, sebaiknya menggunakan wine cellar untuk menjaga kualitas dan suhu wine tersebut.

  1. Service Area

Biasanya orang banyak menggunakan area bawah tangga sebagai lemari gudang atau penyimpanan barang-barang servis, seperti vacuum cleaner, sapu, dan pel. Namun area ini juga bisa dipakai sebagai laundry area, terutama bagi Anda yang memiliki mesin cuci tipe front loading.

  1. Playground

Jarak ceiling yang rendah tentu cocok untuk ketinggian anak kecil, maka maksimalkan area ini untuk playground.

Bentuk playground bisa beragam, bisa dimulai dari desain pintu yang menggemaskan serta interior yang playful.

Pastikan pencahayaan yang terang, agar anak-anak tetap merasa nyaman walau di ruang kecil serta sehat bagi mata mereka.

  1. Rumah Binatang Peliharaan

Bagi Anda yang mempunyai anjing atau kucing, area bawah tangga juga bisa dijadikan tempat binatang peliharaan bermain dan tidur. Cukup sediakan lubang yang sesuai dan tambahan alas yang nyaman.

WhatsApp chat