Jenis-jenis Talang Air

Jenis-jenis Talang Air – Pada bagian atap pada setiap rumah memang harus selalu ada talang air, mengapa? Karena ketika hujan turun, airnya tidak menggenang dibagian atap dan tidak merembes ke dalam rumah. Dengan adanya talang, air hujan akan dialirkan ke bagian pembuangan yang sudah ditentukan.

Talang air terdiri dari beberapa jenis dengan material yang berbeda. Kira-kira apa saja? Mari simak saja artikel kami berikut ini.

Jenis Talang

  1. Talang air PVC

Talang air PVC adalah jenis yang paling populer untuk bangunan rumah. Talang air yang harganya sangat terjangkau ini memiliki bobot yang ringan sehingga mudah diangkat saat pemasangan. Ukurannya pun cukup beragam sehingga kamu bisa memilih yang paling tepat dengan keadaan atap rumah masing-masing.

Sayangnya talang air jenis ini masih menggunakan bahan plastik yang sangat rentan terhadap perubahan cuaca, terlebih lagi posisinya berada di luar ruangan. Paparan sinar matahari dan hujan yang ekstrim bisa membuat plastik mengalami retak atau patah. Dengan demikian usia pemakaiannya hanya bisa bertahan 2-3 tahun saja.

Bagi yang berminat menggunakan talang air PVC, sediakanlah budget tambahan selama beberapa tahun ke depan untuk melakukan penggantian talang tersebut.

  1. Talang air logam

 

Talang air logam biasanya dibuat dari bahan seng, alumunium, atau galvalum. Harga talang ini juga cukup terjangkau. Biasanya talang air logam ini dijual dalam bentuk lembaran yang bisa dibentuk sesuai dengan bentuk atap sehingga bisa bekerja lebih efektif saat mengalirkan air. Proses pemasangan talang jenis ini juga lebih praktis.

Sedangkan kelemahannya adalah mudah mengalami karat akibat perubahan cuaca dan debu yang menempel. Untuk memperlambat munculnya karat, kamu bisa melapisinya dengan zat anti karat atau memilih bahan logam yang berkualitas tinggi.

  1. Talang air beton

 

Berikutnya ada talang air beton yang merupakan talang tertua di dunia karena sudah ada sebelum PVC dan logam. Saat ini talang air beton lebih sering ditempatkan pada persinggungan atap dan pagar atau antar bangunan rumah sebelahnya.

Talang ini jelas paling unggul di antara jenis lainnya karena sangat kuat dan umurnya panjang. Meski terkena paparan sinar matahari dan hujan, talang beton tidak akan mudah rapuh hingga puluhan tahun. Daya tampung airnya pun besar sehingga kamu tidak perlu khawatir jika sedang terjadi hujan badai sepanjang hari.

Sedangkan kelemahannya adalah harganya mahal. Proses pengerjaan pun tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Meski begitu, talang air beton tidak membutuhkan perawatan ekstra yang menguras biaya. Jadi penggunaannya bisa dibilang hemat biaya untuk jangka panjang. Biasanya talang air beton dilapisi lagi dengan karpet talang untuk meminimalisir kebocoran yang mungkin terjadi.

Bentuk talang air

Bentuk talang air umumnya tersedia dalam bentuk persegi panjang, kotak, trapesium, dan juga setengah lingkaran. Bentuk ini tidak terlalu mempengaruhi kinerja talang sehingga cukup disesuaikan dengan model rumah saja.

 

Perawatan talang air

Agar talang air bisa bekerja dengan baik, kamu harus rutin melakukan perawatan. Misalnya saja membersihkan kotoran yang menyumbat aliran air ketika hujan turun. Selain itu rutinlah melapisinya dengan zat anti karat jika menggunakan talang air logam.

WhatsApp chat