Jenis Karpet Menurut Bahan

Jenis Karpet Berdasarkan Bahan – Seiring berkembangnya jaman, model dan warna karpet semakin bermacam-macam. Sebelum menggunakan karpet untuk dekorasi rumah, anda perlu mengetahui jenis karpet mana yang cocok dengan konsep ruangan anda. Agar tidak salah pilih, simak ulasan kami di bawah ini.

Karpet sutra

Karpet sutra merupakan salah satu karpet yang berasal dari serat alami. Karpet sutra mungkin kurang familiar karna harganya yang relatif mahal.

Namun harganya yang mahal tentunya karna kualitas tinggi dari karpet jenis ini, karpet sutra selalu menampilkan kesan mewah, bahannya halus, serta umunya bercorak dengan warna yang kuat.

Hal yang harus diperhatikan yaitu karpet jenis ini menimbulkan bekas kaki, sehingga perlu diperhatikan area penempatannya.

Karpet polypropylene

Karpet jenis ini merupakan karpet yang berasal dari serat sintetis (buatan). Karpet jenis ini mudah dibersihkan dari noda, namun bahannya cepat pudar.

Karpet ini merupakan salah satu jenis yang paling banyak diminati karna harganya relatif murah. Bagi anda yang mempunyai budget pas-pasan karpet ini merupakan salah satu pilihan yang tepat.

Karpet Wol

Karpet wol memiliki bahan yang halus, wol juga memiliki daya tahan yang tinggi, karpet jenis ini tahan noda dan air, bahannya juga sangat nyaman untuk kulit.

Jika di rawat dengan baik, wol bisa bertahan hingga puluhan tahun, namun harga karpet ini masih tergolong mahal.

Karpet Nilon

Karpet nilon merupakan salah satu jenis karpet berbahan sintetis, karpet ini mudah dibersihkan dan awet, karpet jenis ini juga mudah dipindahkan harganya juga relatif lebih terjangkau.

Karpet Katun

Bahan dasar katun juga sering digunakan untuk pembuatan karpet, harga karpet katun relatif murah, mudah dibersihkan, namun karpet jenis ini tidak memiliki daya tahan yang lama, sehingga sebaiknya digunakan pada area dengan lalu lintas rendah.

Karpet Kulit Hewan

Karpet jenis ini terbuat dari kulit hewan yang telah dibersihkan dan dikeringkan, biasanya berupa panel yang dijahit atau tenunan strip.

Karpet jenis ini mudah dibersihkan dan tahan lama, juga memiliki keunikan tersendiri karena potongannya. Hal yang harus diperhatikan, karpet dari kulit hewan tidak tahan untuk keadaan lembab atau pun basah.

Karpet Vinyl

Karena bentuknya yang menyerupai karpet vinyl roll sering di sebut sebagai karpet dengan bahan yang agak berbeda dari jenis karpet yang sudah disebutkan diatas. Tingkat ketebalan pun berbeda dengan karpet pada umumnya. yaitu berkisar antara 0,5 mm sampai dengan 2,2 mm.

Karpet Benang Rami

Salah satu bahan natural dalam pembuatan karpet lantai, benang rami juga cukup tahan dan mudah dipadupadankan dengan bermacam gaya desain interior rumah. Karpet lantai dari benang rami cocok digunakan di bagian luar rumah karena sifatnya yang lebih keras dan tahan cuaca. Tekstur karpet lantai ini biasanya lebih padat dan tidak lembut, tetapi pastinya tahan untuk berbagai kebutuhan.

Karpet Sintetik

Bahan sintetik adalah alternatif dari beberapa bahan karpet lantai yang bersifat alami misanya wol, katun, sutra hingga kulit asli. Jenis karpet lantai sintetik biasanya lebih terjangkau, namun bisa dibuat sedemikian rupa sehingga masih ada kesan elegan dan luks layaknya dari bahan asli.

Bahan ini juga mudah didapat dan gampang dibersihkan setiap saat. Namun kelemahan karpet lantai sintetik adalah lebih cepat rusak, terutama jika sering mendapat paparan perubahan cuaca dan kelembapan.

WhatsApp chat