Jenis Paku Bangunan dan Fungsinya

Arsitek Indo Kontraktr Malang – Jika kita perhatikan, bentuk paku berbeda beda. Paku memiliki banyak sekali jenisnya. Setiap jenis memiliki fungsi yang berbeda. Jadi jika kalian ingin membeli atau menggunakan paku, kalian harus tau jenis apa yang kalian butuhkan agar tidak salah pilih. Nah, jika kalia belum tau jenis jenis paku banguan, pada artikel ini akan dijelaskan jenis jenis paku bangunan dan fungsinya. Selamat membaca πŸ™‚

Jenis paku menurut fungsinya

Jika diliihat dari fungsinya, paku memiliki jenis jenis seperti yang dijelaskan di bawah ini :

  1. Paku kayu

Sesuai namanya, paku kayu dibuat dalam ukuran antara 2 hingga 10 cm hanya dapat dipakai untuk menyatukan bilah-bilah kayu dan tidak bisa digunakan untuk menyatukan material lain yang sifatnya lebih keras misalnya beton.

Paku kayu tidak bisa digunakan untuk beton, karena paku kayu kurang kuat dan akan melengkung jika kalian tetap menggunakan paku kayu pada beton.

  1. Paku beton

Tterdiri dari dua macam, putih dan hitam. Keduanya dibuat dari bahan yang saja yaitu besi baja. Dibanding paku kayu, paku beton memiliki struktur yang lebih kokoh dan kualitasnya juga sangat bagus.

Untuk yang warna putih, ukurannya antara 2,5 hingga 12,5 cm. Sedangkan yang warnanya hitam, berukuran 3 hingga 7 cm. Karena memiliki kekuatan yang lebih besar, paku ini mampu menembus elemen bangunan dari dinding beton keras.

  1. Paku payung

Paku payung atau paku seng sering dipakai untuk merekatkan seng. Selain itu paku ini juga bisa diaplikasikan pada material lain terutama kayu triplek atau papan yang bentuknya tipis. Ukurannya antara 7 hingga 10 cm dan dibuat dengan desain khusus seperti payung.

 

Jenis paku berdasarkan bentuknya

Dilihat dari bentuknya, paku dapat dibagi dalam jenis-jenis yang lebih banyak :

  1. Round wire nail

Jenis paku pertama ini sangat sering dipakai dalam proyek pendirian bangunan. Bagian pangkalnya berbentuk bundar dan harus hati-hati-hati saat dipakai karena mudah patah.

  1. Oval wire nail

Oval wire nail adalah paku yang bentuknya elips dan sulit ditemukan karena jarang dipakai.

  1. Lost head nail

Berikutnya adalah lost head nail, merupakan paku yang bagian pangkalnya dapat dihilangkan agar terlihat lebih rapi.

  1. Panen pin nail

Ada lagi panen pin nail, yaitu paku yang digunakan untuk mengkuatkan ikatan material agar bisa lebih kencang.

  1. Sprig

Sprig atau setangkai nail adalah paku yang tidak memiliki pangkal kepala dan sering dipakai pada pembuatan bingkai dan kusen pintu atau jendela.

  1. Annulus nail

Paku dari jenis annulus nail selali dilengkapi dengan gigi-gigi di bagian batang. Fungsinya adalah untuk menguatkan penyambungan kayu lapis.

  1. Hardboard pin nail

Selanjutnya ada Hardboard pin nail, yaitu paku yang ujung kepalanya punya bentuk seperti berlian dan biasanya dipakai untuk memasang material bangunan yang bentuknya berupa papan keras.

  1. Track nail

Terakhir adalah track nail, adalah paku kecil dan sering digunakan untuk melekatkan material dari tekstil misalnya kain gorden atau lapisan penutup kursi sofa.

Baca Juga :Β Tips Memaku Dinding yang Baik

WhatsApp chat