Kenali Lantai Kayu Sebelum Memakainya di Rumah

Arsitek Malang – Pemakaian lantai kayu memang akan membuat rumah tampak terasa hangat dan terkesan unik. Tak heran kalau lantai kayu ini banyak disukai oleh banyak orang.

Nah, kayu yang digunakan untuk lantai kayu merupakan kayu Padat, keras dan awet. Ada beberapa kayu yang bisa dijadikan lantai kayu yaitu, Kayu Jati, Kayu Merbau, Kayu Sonokeling (Rosewood), kayu Oak, kayu Ebony, kayu Bengkirai (Yellow Balau), kayu Ulin (Ironwood). Beberapa kayu tersebut merupakan jenis kayu keras dan awet sehingga sangat baik untuk diterapkan sebagai lantai kayu.

Jika ingin memakai lantai kayu pada rumah anda, kenali dahulu plus minusnya. Berikut kami berikan ulasanya.

Kelebihan Lantai Kayu

  1. Lantai kayu lebih awet dan memberi efek visual yang bagus

Lantai kayu memiliki bahan kayu solid sehingga memberi kesan estetik yang bagus dan menarik karena corak alami yang dimilikinya. Kesan alami dari lantai kayu ini bisa membuatmu merasa betah berada di dalam rumah.

Motif dari lantai kayu yang beraneka ragam bisa membuat kita leluasa memilih motif yang pas untuk rumah. Selain itu, lantai kayu juga dinilai lebih awet lho, dengan perawatan yang baik dan benar, lantai kayu di rumah dapat bertahan sampai 20 tahun. Salah satu cara perawatan yang baik adalah dengan cara re-coating atau mengecat ulang setiap 3 bulan sekali.

  1. Lantai kayu membuat ruangan menjadi lebih hangat

Sifat alami kayu yang mampu menyimpan panas pada siang hari dan mampu menghangatkan udara pada malam hari membuat suhu ruangan cenderung menyesuaikan diri dengan suhu udara.

  1. Perawatan lantai kayu lebih mudah

Untuk membersihkan permukaan lantai kayu sejatinya tak sesulit yang kamu bayangkan lho. Cukup menggunakan vacum cleaner atau sapu bulu halus kamu bisa membersihkan kotoran atau remah-remah. Untuk membersihkan noda atau benda-benda cair, cukup gunakan lap untuk membersihkannya.

  1. Lantai kayu memiliki efek yang bagus buat kesehatan

Lantai kayu diyakini bisa mengurangi pengaruh Volatile Organic Compounds (VOC) yang ada di ruanganmu. VOC sendiri adalah senyawa organik yang memiliki tekanan uap yang sangat tinggi dan mudah menguap pada temperatur dan tekanan ruang.

Salah satu senyawa seperti metana dan non-metana dapat membahayakan kesehatan, karena memiliki sifat karsinogenik. Nah, dengan kemampuan lantai kayu yang bisa menyesuaikan suhu ruangan, tentunya ini juga bisa membuat penghuni rumah terbebas dari efek negatif VOC.

  1. Menggunakan lantai kayu untuk rumah untuk investasi jangka panjang

Lantai kayu juga disebut sebagai investasi jangka panjang karena dapat meningkatkan nilai jual dari properti penghuni rumah. Harga jual dari rumah pasti akan berbeda jauh dengan harga saat pertama kali membeli rumah itu.

 

Kekurangan Lantai Kayu

  1. Butuh perlakuan khusus agar tidak mudah keropos

Lantai kayu yang  kurang mendapat perlakuan khusus saat akan dipasang, bisa menjadi sarang dari rayap dan mengalami keropos ketika lantai kayu tersebut mulai lembap. Kelembapan biasanya akan membuat lantai kayu menjadi mudah keropos, lapuk dan menimbulkan bau tak sedap.

  1. Lantai kayu tidak tahan terhadap kelembapan yang tinggi

Karena bahan dasar lantai kayu ini terbuat dari kayu, maka lantai jenis ini akan mudah lapuk jika terkena air. Ini yang membuat cara pembersihan dengan mengepel kurang dianjurkan, lebih baik gunakan penyedot debu.

  1. Lantai kayu agak susah dibersikan ketika ada noda cair

Lantai kayu sangat rentan terhadap noda cat atau tinta, hal ini membuat lantai kayu susah dibersihkan karena cairan langsung meresap ke dalam kayu.

 

JASA ARSITEK MALANG – KONTRAKTOR JOGJA | JASA BANGUN RUMAH JOGJA | KONTRAKTOR JOGJA | JASA ARSITEK JOGJA | KONTRAKTOR DI JOGJA | JASA GAMBAR 3D JOGJA | JASA DESAIN RUMAH JOGJA | BANGUN RUMAH JOGJA merupakan solusi bagi Anda yang ingin membangun rumah hunian, kost ekslusif, apartemen atau bangunan lainnya. Konsultasi Gratis KLIK DISINI. Hubungi kami di Telp : (0274) 501 7127 | WA : 0878 3475 4624
WhatsApp chat