Komposisi Pasir dan Semen yang Tepat

Komposisi Pasir dan Semen yang Tepat – Kualitas bangunan ditentukan dari material bangunan yang akan digunakan. Demi terciptanya bangunan yang tahan lama serta awet, komposisi pasir dan semen haruslah tepat. Berikut ini adalah panduan untuk campuran pasir dan semen yang tepat untuk bangunan anda. Mari simak saja!

1.Campuran pasir dan semen untuk pasangan bata

Banyak tukang bangunan memang sudah memahami campuran yang baik, akan tetapi tidak sedikit pula yang masih melakukannya tanpa takaran dan perhitungan yang tepat. Dari segi campuran adukan bahan bangunan semen untuk pasangan bata terdiri dari dua macam yaitu :

Manfaat Semen Bangunan

  • Campuran semen 1 : pasir 4

Gunakan campuran ini untuk pemasangan dinding bata yang tertutup tanah. Biasanya komposisi ini diperlukan ketika kita membuat kolam atau bak air yang terletak di tanah yang digali sebelumnya. Komposisi ini penting diikuti guna menghindari rembes di kemudian hari.

  • Campuran semen 1 : pasir 6

Untuk pemasangan dinding bata yang berada di atas tanah, Anda cukup menggunakan campuran tersebut.

2.Campuran pasir dan semen untuk plesteran dinding

Untuk plesteran dinding biasanya ada dua macam campuran yaitu :

Untuk memplester dinding bata yang berada di dalam tanah, plesteran dinding menggunakan campuran semen dan pasir 1 : 4. Sedangkan untuk memplester dinding bata yang berada di atas tanah , Anda bisa menggunakan campuran semen dan pasir 1 : 6.

3.Campuran beton

Campuran untuk beton biasanya terdiri dari pasir dengan semen dan batu split. Campuran umumnya adalah 1 : 2 : 3, artinya satu bagian semen, 2 bagian pasir dan 3 bagian batu split. Tapi untuk bangunan yang membutuhkan struktur khusus , maka campuran betonnya adalah dengan perbandingan 1 : 1.5 : 2.5 yaitu 1 bagian semen, 1.5 bagian pasir dan 2.5 bagian split.

Apabila campuran pasir dengan semen tidak sesuai, akibatnya air dari dalam tanah akan meresap ke dalam dinding, sehingga permukaan dinding akan terlihat basah atau lembab. Apalagi untuk bata yang berada di dalam tanah misalnya ketika membuat kolam atau ruang bawah tanah. Campurannya harus dirubah menjadi 1 : 5 atau 1 : 6 untuk menghindari rembes tersebut.

Jadi untuk pekerjaan yang menggunakan plesteran, sangat penting untuk memperhatikan campuran pasir dengan bahan bangunan semennya. Komposisi campuran juga harus disesuaikan dengan fungsi dan jenis pekerjaanya agar hasilnya lebih optimal.

WhatsApp chat