Macam-Macam Genteng Rumah

Macam-Macam Genteng Rumah – Perkara memilih genteng bukan hal yang mudah, karena tiap jenis genteng pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Anda harus cermat dalam memilih, jenis genting seperti apa yang dibutuhkan untuk rumah anda. Maka dari itu, yuk simak ulasan kami di bawah ini mengenai jenis-jenis genteng.

Jenis Genteng Rumah yang Bisa Dipilih

  1. Genteng Asbes

Terbuat dari 6 gabungan mineral silikat alam, genting yang satu ini memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan yang tidak dimiliki genting lain.

Kelebihan

  • Harganya relatif murah
  • Mudah dipasang
  • Tidak memerlukan banyak kayu reng

Kekurangan

  • Sayangnya, penggunaan genteng asbes ternyata bisa mengancam kesehatan menurut ahli kesehatan.
  • Pasalnya, serat asbes dalam bentuk partikel yang mudah terlepas bisa terhirup oleh manusia.
  • Hal ini bisa menyebabkan kanker paru-paru.
  1. Genteng Kaca

Genting yang satu ini hanya dipasang di beberapa area tertentu yang membutuhkan penerangan alami saja.

Kelebihan

  • Membuka cahaya alami
  • Tampilannya terkesan modern
  • Melindungi dinding ruangan di bawahnya dari kelembapan dan jamur

Kekurangan

  • Gampang Pecah
  • Bisa membuat suhu ruangan naik jika digunakan secara berlebihan
  • Modelnya tidak variatif
  1. Genteng Keramik

Meskipun terbuat dari keramik, jenis genteng ini ternyata dibuat dari tanah liat. Yang membedakannya adalah proses akhirnya yakni penambahan lapisan pewarna glatzur.

Kelebihan

  • Tahan lama
  • Kuat menahan berat badan manusia
  • Proses pembakaran dengan suhu 1100 derajat membuat warnanya lebih tahan lama

Kekurangan

  • Harus dipasang secara teliti agar tidak terjadi kebocoran
  • Kemiringan harus minimum 30 derajat agar air mengalir sempurna
  • Perlu baut agar pemasangannya lebih kuat
  1. Genteng Metal atau Genteng Berbahan Logam

Bentuk genting yang satu ini menyerupai lembaran yang mirip seng. Cara pemasangannya pun harus ditanam pada balok gording rangka atap dengan sekrup.

Kelebihan

  • Pemasangannya mudah dan cepat
  • Hemat material karenan ukurannya yang lebar
  • Dilapisi bahan anti karat
  • Terbuat dari material anti pecah yang membuat aman dari kebocoran
  • Tidak perlu dicat ulang terlalu sering karena bahannya anti-lumut

Kekurangan

  • Kekurangan dari jenis genteng ini adalah tampilannya yang terlihat tidak menarik jika dipasang dengan asal-asalan alias tidak rapi.
  1. Genteng Tanah Liat

Genting yang satu ini cukup umum dipakai di atas atap orang Indonesia. Pemasangannya harus dilakukan pada atap yang miring dengan menerapkan sistem saling mengikat dan mengunci (inter-locking)

Kelebihan

  • Harganya ekonomis
  • Berbobot ringan
  • Bahannya yang cukup kuat untuk diinjak memudahkan proses membetulkan genteng bocor

Kekurangan

  • Memerlukan ketelitian lebih ketika dipasang agar tidak bocor
  • Rentan terhadap lumut dan jamur sehingga harus dilapisi cat atau glasur
  • Pemasangan pola zig-zag sistem sambungan inlock cukup merepotkan
  1. Genteng Beton

Genteng beton biasa biasanya dicetak dengan bentuk yang sama dengan genteng tanah liat. Biasanya, genting ini sering dipakai di rumah bertema minimalis.

Kelebihan

  • Banyak model pilihan, mulai dari model bergelombang hingga datar
  • Kualitas dan keawetannya teruji
  • Tahan cuaca, serangan serang dan kebakaran

Kekurangan

  • Bobotnya cukup berat
  • Harganya lebih mahal dari geteng tanah liat
  1. Genteng Aspal

Genteng yang satu ini terbuat dari campuran aspal dan bahan kimia lainnya.

Kelebihan

  • Lebih ringan daripada atap metal dan keramik
  • Tahan api dan angin kencang
  • Sudah dilapisi anti-jamur dan anti-pudar
  • Memiliki tampilan yang bisa membuat rumah terlihat lebih indah

Kekurangan

  • Membutuhkan kerangka yang kuat untuk menopang beban
  • Harganya cukup mahal
WhatsApp chat