Mari Ketahui IMB

Mari Ketahui IMB – Sudah pernah dengar istilah IMB sebelumnya? Nah, saat anda akan membangun rumah impian anda, maka akan membutuhkan IMB, mengapa? Karena IMB merupakan dokuman yang sangat penting yang bersangkutan dengan pembangunan rumah anda nanti, untuk lebih detailnya mari simak saja ulasan kami berikut ini!

Apa pengertian IMB sebenarnya?

Izin Mendirikan Bangunan atau IMB adalah dokumen yang berisi perizinan, yang dikeluarkan oleh Kepala Daerah setempat kepada pemilik bangunan yang ingin membangun, merobohkan, menambah atau mengurangi luas, atau pun merenovasi suatu bangunan.

Cara Mengurus IMB

1. Melengkapi persyaratan dokumen administrasi

Beberapa syarat dokumen administrasi yang dibutuhkan saat akan mengajukan permohonan IMB antara lain adalah sebagai berikut.

Data pemohon, yang terdiri atas:

  • Formulir data pemohon yang berisi nama pemohon, alamat pemohon, dan status hak atas tanah.
  • Dokumen identitas pemohon, berupa fotocopi KTP atau identitas lainnya dan surat kuasa dari pemilik bangunan apabila yang mengajukan permohonan bukan pemiik bangunan.

Data tanah, yang terdiri atas:

  • Tanda bukti status kepemilikan hak atas tanah atau perjanjian pemanfaatan tanah
  • Data kondisi/situasi tanah (letak/lokasi dan topografi)
  • Surat pernyataan bahwa tanah tidak dalam status sengketa
  • Surat pemberitahuan pajak terhutang bumi dan bangunan (SPPT–PBB) tahun berkenaan.
  • Dokumen analisis mengenai dampak dan gangguan terhadap lingkungan atau upaya pemantauan lingkungan (UPL)/upaya pengelolaan lingkungan (UKL) bagi yang terkena kewajiban.

2. Melengkapi persyaratan dokumen rencana teknis

Syarat-syarat dokumen rencana teknis yang dimaksud adalah data umum bangunan gedung dan gambar-gambar rancangan, mulai dari gambar rencana arsitektur bangunan, sistem struktur, sistem utilitas, dan sebagainya. Hal ini akan disesuaikan dengan klasifikasi bangunan anda, apakah rumah tinggal atau yang lain. Untuk rumah di bawah 500 m2, pengurusan IMB dapat dilakukan di kecamatan, dengan datang ke loket Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Apabila Anda belum memiliki dokumen teknis seperti gambar arsitektur bangunan, maka petugas akan datang ke rumah anda untuk membantu membuatkan gambar denah.

3. Menunggu evaluasi

Dokumen-dokumen tersebut akan diperiksa dan dievaluasi oleh pihak pemerintah daerah, dalam hal ini bupati/walikota. Lama pemeriksaan dan evaluasi adalah 7-14 hari kerja, tergantung dari kompleksitas bangunan.

4. Membayar retribusi

Selanjutnya, Anda membayarkan retribusi IMB sesuai yang telah ditetapkan dalam hasil evaluasi. Jika sudah, tanda bukti pembayaran retribusi IMB diserahkan kepada pihak pemerintah daerah.

5. Mengambil IMB

Setelah semua proses dijalankan, maka pemerintah daerah akan menerbitkan permohonan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dengan waktu paling lama 7 hari kerja terhitung sejak tanda bukti pembayaran retribusi IMB diterima.

Nah, bagaimana? Mengurus IMB tidak susah bukan? Jadi, kalau bangunan Anda termasuk yang belum memiliki IMB, mari segera mengurus IMB bangunan anda.

WhatsApp chat