Menata Interior Rumah 2 Lantai

Menata Interior Rumah 2 Lantai – Menata interior pada rumah 2 lantai memang menyenangkan, karena lebih leluasa dan kapasitas pun jauh lebih memadai dari pada rumah 1 lantai. Pada saat menata pun perlu diperhatikan dan harus dilakukan secara seksama, jangan sampai rumah anda malah terlihat sumpek. Nah, berikut beberapa cara efektif menata  interior rumah 2 lantai.

  1. Tonjolkan Fungsi Primer di Lantai Satu

Penataan lantai satu rumah Anda harus tetap diutamakan. Anda harus menempatkan kamar tidur utama, dapur, dan ruang keluarga di lantai satu. Karena aktivitas yang berkaitan dengan dapur dan keluarga harus dilakukan secara rutin.

Ada beberapa kasus unik tentang penempatan dapur dan kamar tidur utama di lantai dua yang akhirnya malah merepotkan si pemilik rumah. Jadi, jangan sampai Anda kewalahan bolak-balik ke lantai dua karena menempatkan ruangan primer di lantai tersebut.

  1. Perhatikan Kebutuhan Orang Tua yang Sudah Lansia

Selain kamar tidur utama, kamar untuk orang tua yang sudah lansia juga harus ada di lantai satu. Penataan ini akan meminimalkan risiko cedera akibat naik turun ke lantai dua. Usahakan pula agar semua kebutuhan orang tua ada di lantai satu sehingga tak ada hal-hal penting yang mendesaknya untuk naik turun tangga sendirian.

  1. Tata Rapi Saluran Air Kamar Mandi

Idealnya, rumah dua lantai memiliki minimal satu kamar mandi di setiap lantainya. Itulah sebabnya menata rumah dua lantai juga harus memperhatikan sistem pembuangan air di kamar mandi. Sistem saluran air kamar mandi harus tertata rapi agar aliran air lebih efektif tanpa pipa berlebihan. Saluran tersebut juga harus terbuat dari material yang kuat supaya tidak mudah bocor.

  1. Atur Jumlah Jendela yang Memadai

Rumah dua lantai harus memiliki jendela yang agak banyak supaya tidak lembap dan pengap. Anda harus mengatur letak jendela secara cermat supaya interior rumah bisa mendapatkan pancaran matahari pagi dan hembusan angin. Anda tak perlu khawatir soal sinar matahari yang membuat rumah jadi panas karena hal tersebut bisa disiasati dengan memasang tirai atau sistem ventilasi silang.

  1. Buat Tempat Penyimpanan di Lantai Dua

Lantai dua rumah paling cocok dijadikan tempat penyimpanan. Namun, Anda harus menatanya secara rapi supaya tidak berdebu dan berantakan. Bila perlu, Anda bisa menyiapkan satu kamar khusus sebagai gudang. Jangan lupa menyertakan pencahayaan buatan dan sistem ventilasi yang memadai pada ruangan tersebut agar gudang tidak lembap. Barang-barang yang Anda simpan di gudang pun akan lebih awet bila kondisi gudangnya kering dan bersih.

  1. Siapkan Desain Balkon yang Kokoh

Menata rumah dua lantai juga erat kaitannya dengan balkon. Desain balkon harus kokoh dan disesuaikan dengan gaya eksterior rumah. Selain dimanfaatkan untuk bersantai, balkon rumah juga bisa difungsikan sebagai tempat menjemur. Rumah Anda pun akan tampak rapi karena tidak ada jemuran yang menggantung di halaman rumah. Menjemur pakaian di balkon juga akan membuat pakaian lekas kering dalam waktu singkat.

Desain balkon yang kokoh sangat penting untuk menunjang keselamatan Anda sekeluarga terutama bila Anda memiliki buah hati yang masih kecil. Materialnya harus berkualitas untuk meminimalkan risiko kecelakaan. Jadi, Anda harus memastikan kalau kapasitas balkon cukup untuk menampung bobot berat.

  1. Tempatkan Kamar Tamu dan Kamar Asisten Rumah Tangga

Penempatan kamar tamu dan kamar asisten rumah tangga juga bisa dimanfaatkan di lantai dua rumah. Terutama bila rumah Anda sering disinggahi keluarga besar dan para kolega. Kamar-kamar tersebut harus selalu rapi dan dibersihkan minimal dua hari sekali. Sehingga para tamu bisa langsung menempati kamar tersebut saat menginap di rumah Anda.

 

WhatsApp chat