Mengenal Desain Eklektik

Mengenal Desain Eklektik – Mungkin yang selama yang diketahui secara garis besar bahwa penerapan desain itu hanya terpacu dengan desain modern, minimalis dan klasik saja. Nyatanya, bahwa desain itu sangat beragam dan bermacam-macam. Salah satunya adalah desain eklektik ini. Lalu apakah sebelumnya sudah pernah mendengar desain ini? Jika masih asing dengan istilah ini, mari simak ulasan kami dibawah ini.

Apakah Itu Eklektik?

Eklektik atau eklektisme adalah gaya desain dan arsitektur yang muncul pada abad ke-19 dan 20. Gaya ini menggabungkan unsur gaya historis dari masa sebelumnya untuk menciptakan sesuatu yang baru dan asli. Dalam arsitektur dan desain interior, elemen-elemen ini mencakup struktur bangunan, furniture, motif dekorasi, ornamen sejarah, motif budaya tradisional atau gaya dari negara lain.

Gaya eklektik juga digunakan untuk desain rumah pada abad ke-20. Pada saat itu rumah adalah simbol dari kekayaan dan kemakmuran. Semakin mewah isi rumah, semakin tinggi derajat kebangsawanan seseorang. Secara estetika, gaya ini lebih berkaca pada gaya masa lampau daripada masa depan. Tidak heran terdapat berbagai unsur arsitektur di dalamnya, seperti Gotik, Rococo dan Victorian.

Tips Menerapkan Eklektik

  1. Penerapan Dekorasi Penuh Detail dan Motif

Untuk menerapkan desain eklektik ini, harus menggunakan dekorasi yang penuh detail dan bernilai seni. Ruangan yang dipenuhi perabotan dengan ukiran yang sangat detail, penggunaan tirai berukuran besar, hingga bantal sofa mewah.

Selain itu, gaya eklektik pun memanfaatkan pola geometris seperti vertikal, zigzag, horizontal ataupun lingkaran pada sejumlah elemen seperti karpet dan sofa.

  1. Penggabungan Perabotan Estetik dan Fungsional

Selain mengutamakan penggunaan perabotan yang indah, gaya eklektik juga identik dengan pemakaian perabotan yang praktis dan fungsional. Untuk menerapkannya, anda bisa menggabungkan perabotan vintage dan modern, misalnya meletakkan meja antik berdampingan dengan kursi modern.

Pastikan anda memilih satu warna inti dari warna ruangan untuk menyeimbangkan seluruh tampilan ruangan bergaya eklektik.

  1. Focal Point Unik dan Penuh Gaya

Gaya eklektik memang menggabungkan beberapa gaya desain sekaligus. Namun, penerapan tersebut tak bisa dilakukan secara asal, karena harus terdapat sebuah focal point agar tidak terkesan berantakan.

Untuk menentukan focal point dari ruangan bergaya eklektik, terdapat berbagai elemen yang bisa anda gunakan, misalnya penempatan karya seni berupa lukisan, foto berbingkai klasik, dinding dengan tekstur unik.

  1. Karakter Lantai, Dinding dan Atap pada Gaya Eklektik

Meskipun gaya eklektik didominasi oleh dekorasi dan perabotan bernilai seni, namun terdapat karakter khusus yang diterapkan pada bagian atap, dinding dan lantai. Untuk lantai, biasanya gaya ini memanfaatkan penggunaan material kayu solid, ubin ataupun lantai parket yang dihiasi dengan karpet khas Turki atau India.

Sementara itu, bagian atap memanfaatkan material semen yang dihias dengan lampu kristal atau lampu bergaya kontemporer. Beralih ke bagian dinding, umumnya gaya eklektik mengadopsi penggunaan wallpaper dekoratif dengan warna dasar cerah seperti putih dan cokelat.

  1. Hiasan Dinding Historis Sebagai Identitas Gaya Eklektik

Dalam penerapan dekorasi bergaya eklektik, anda pun sebaiknya menggunakan hiasan dinding yang penuh nilai historis. Anda bisa menggunakan hiasan dinding yang berisikan kenangan indah di masa lalu, hiasan dinding yang berhubungan dengan masa depan atau aksesori etnik bernuansa vintage seperti ukiran khas Jepara.

Memiliki karakter unik, artistik, penuh warna serta mendapatkan sedikit sentuhan vintage, gaya eklektik sangat pas diadopsi oleh anda yang ingin menciptakan suasana lebih hidup di dalam hunian.

WhatsApp chat