Mengenal Desain Shabby Chic

Mengenal Desain Shabby Chic – Apakah sebelumnya anda pernah mendengar desain shabby chic? Nah, dibawah ini kami akan mengenalkan kepada anda apa sih desain shabby chic itu dan bagaimana ciri karakteristiknya. Mari disimak.

Shabby Chic? Apakah itu?

Desain shabby chic yaitu gaya desain yang menggambarkan suasana yang memiliki kesan lembut dan tampak feminin. pengertian dari kata shabby yaitu memiliki arti lusuh dan chic adalah anggun, maksudnya dimana penggunaan furniture dan peralatan tua yang tampak lusuh dapat terlihat unik dan antik. Yang dipadukan dengan warna yang lembut memperkuat karakter feminim desain ini.

Karakteristik Shabby Chic

  1. Gunakan Warna Lembut

Gaya desain yang identik dengan kesan feminim dan anggun, maka penggunaan warna yang cocok untuk mewujudkan suasana tersebut yaitu warna lembut. Untuk gaya shabby chic, warna yang banyak digunakan adalah putih, merah muda, hijau muda, dan biru muda. Jika memiliki selera warna lembut selain dari itu, silahkan coba improvisasi pada ruangan anda jangan terpaku pada warna-warna yang biasa digunakan pada umumnya.

  1. Furniture Antik, Unik, Tidak Umum

Furnitur yang digunakan pada ruangan bergaya shabby chic adalah furnitur yang terlihat lusuh dan usang yang tampak seperti di makan waktu. Dengan terlihat usang maka hal tersebut menjadikannya memiliki keindahan tersendiri yang melekat di barang-barang bekas, dengan kesan unik dan antik bila ditata ruang dengan konsep yang baik maka akan tampak keindahan yang memiliki nilai seni di dalamnya. Anda bisa menggunakan kursi kayu tua, pintu atau jendela lusuh, serta bingkai kayu tua untuk menjadikannya aksesoris pada ruangan.

  1. Dekorasi Tanaman Untuk Mempercantik

Dekorasi tanaman yang dapat menggambarkan sisi feminin yaitu bunga, kamu juga bisa menerapkannya pada gaya shabby chic ini . Untuk tanamannya, mawar adalah yang paling sering digunakan. Akan tetapi, bukan berarti tanaman lain tidak cocok digunakan. Pilih tanaman dengan bunga yang memiliki warna lembut sesuai karakteristik gaya desain ini. Untuk dekorasi pada balkon kamu dapat menambahkan furnitur luar ruangan seperti meja dan kursi yang berkesan vintage dan tampak usang pastinya yaa.

  1. Hiasan Kain, Atau Sofa Dengan Motif Kain Dengan Berbahan Katun

Kain yang digunakan pada tipe gaya ini, biasanya menggunakan bahan katun dan linen. Yang paling banyak digunakan adalah kain linen. Material kain ini dapat berupa taplak meja, gordyn, sarung bantal, sofa, dan lain sebagainya. Gunakan warna lembut yang memiliki konsep satu tema seperti jendela dan sofa ataupun taplak meja memiliki warna dan motif yang sama.

  1. Aksesoris Antik, Unik dan Vintage

Aksesoris yang cocok untuk desain shabby chic yaitu yang memiliki bentuk unik, vintage, terlihat usang. Gunakan barang-barang antik seperti vas foto, cermin dengan ukiran vintage yang tampak klasik dan kuno. Hiasan guci-guci atau piring-piring kuno pun cocok untuk di pajang di dinding ruangan untuk mempekuat karakter gaya desain pada ruangannya.

  1. Pengaruh Sentuhan Antik

Furnitur yang digunakan pada ruangan tipe desain shabby chic memiliki karakter tersendiri yaitu furniture yang terlihat lusuh serta usang seperti dimakan waktu. Tidak selalu harus menggunakan furnitur yang lama, untuk membuat kesan lusuh dan usang kita bisa membuatnya sendiri dengan menggunakan amplas pada bagian furnitur yang diinginkan.

 

WhatsApp chat