Mengenal Jenis Jamur Pada Dinding Rumah dan Bahayanya

Mengenal Jenis Jamur Pada Dinding Rumah dan Bahayanya

Arsitek Malang – Ternyata jenis jamur yang biasa ada pada dinding rumah kita bukan hanya satu jenis saja, tetapi memiliki beberapa jenis. Dan jamur-jamur ini bisa mengganggu kesehatan kita. Seringkali beberapa orang meremehkan kemunculan jamur yang terdapat pada furniture rumah, hal ini terjadi karena kurangnya pengetahuan mengenai jamur dan bahaya jamur masih sangat minim diketahui oleh orang awam.

Kita sering membersihkan jamur dengan peralatan keamanan seadanya padahal organisme tersebut bisa menyebabkan gangguan kesehatan yang termasuk parah. Menurut EPA, jamur bisa menyebabkan beragam gangguan dari iritasi hingga asma dan gangguan saluran pernafasan lainnya. Sumber paparan membahayakan jamur biasanya berasal dari spora dan mikotoksinnya yang bertebaran saat kita membersihkan organisme tersebut.

Berdasarkan tingkat bahayanya sendiri, jamur dikelompokkan menjadi 3 kelas. Kelas A adalah kelas jamur yang membahayakan karena menghasilkan mikotoksin. Kelas B adalah kelas jamur yang menyebabkan reaksi alergi. Sedangkan kelas C adalah kelas jamur yang tidak membahayakan bagi manusia namun tetap bisa merusak perabot dan bagian-bagian dalam rumah.

Baca juga :

Cara Mengatasi Dinding Lembab dan Berjamur

Inilah 6 Jenis Jamur Tembok Rumah

1. Jenis Jamur Tembok Alternaria

Jenis jamur ini kerap kali ditemukan di rumah, baik ruangan dalam maupun luar.

Umumnya alternaria berwarna hitam atau abu-abu dan termasuk dalam jenis jamus kelas B.

Biasanya mereka muncul di area lembap seperti, wastafel, shower, area gelap atau remang-reman, dan area yang rentan kotor.

Masalah kesehatan yang bisa ditimbulkan dari jenis jamur ini ialah asma dan alergi.

2. Jenis Jamur Tembok Aspergillus

Aspergillus termasuk jamur yang sangat membahayakan orang-orang  disekitarnya.

Jamur ini sangat umum bila ditemukan pada dinding, kertas, baju, sekat-sekat, dan berbagai tempat lainnya,

Reaksi yang akan terjadi termasuk infeksi pernafasan, alergi, dan paru-paru yang meradang.

Warna dari jamur ini memiliki variasi mulai dari coklat hingga hitam.

Aspergillus termasuk spesies jamur yang masuk kedalam kelas A hingga B.

3. Jenis Jamur Tembok Aureobasidium

Jamur aureobasidium paling sering ditemukan pada furnitur kayu, permukaan, dinding, dan wallpaper yang dicat serta sekitar jendela.

Ciri-ciri dari spesies jamur ini adalah bintik-bintik dengan warna merah mudan dan hitam.

4. Jamur Tembok Chaetomium

Chaetomium dapat kamu temukan pada dinding yang telah mengalami kerusakan air hingga menimbulkan efek  kelembapan.

Mendeteksi adanya jamur chaetomium sangatlah mudah.

Apabila kamu mencium bau apek itu tandanya ada kehadiran spesies jamur ini pada di lingkungan tersebut.

5. Jamur Tembok Cladosporium

Cladosporium termasuk salah satu spesies pencemar udara terburuk dalam ruangan.

Kamu dapat menemukan jamur ini dalam area dingin dan hangat seperti karpet, lantai kayu, lemari kayu, dan kain-kain yang umurnya sudah tua.

Jenis jamur ini termasuk dalam kelas B dan C.

Penampakan jamurnya bisa ditandai dengan bercak-bercak berwarna hijau, coklat, abu-abu, hingga hitam.

6. Jamur Tembok Fusarium

Fusarium dapat menyebabkan reaksi alergi standar serta infeksi dan peradangan pernapasan.

Jenis jamur ini dapat tumbuh pada area yang lebih dingin dan basah.

 

Bahaya Dinding Lembab

Apa saja penyakit yang dapat ditimbulkan jamur-jamur dinding ini?

1. Asma

Lingkungan yang lembab adalah musuh utama bagi mereka penderita asma.

Jamur dinding juga mampu membuat kamu terjangkit infeksi sinus.

2. Alergi

Reaksi alergi yang bisa ditimbulkan diantaranya, sakit tenggorokan, batuk, bersin, sakit kepala, dan masih banyak lagi.

Bagi seseorang yang memiliki riwayat kulit sensitif bisa jadi timbul ruam-ruam pada kulit.

3. Infeksi

Bagi mereka yang memiliki tingkat kekebalan tubuh yang rendah bisa terkena dampak aspergillosis paru.

Sehingga kesehatan paru-paru penderita bisa rusak atau lebih parah lagi.

4. Iritasi Mata

Iritasi mata bisa mucnul pada anak-anak.

Molekuk air yang tinggi dalam udara bisa menempel pada mata sehingga anak kamu akan sering mengusap-usap mata hingga iritasi.

5. Penyakit Kulit

Kamar lebab dapat mengakibatkan penyakit kulit seperti iritasi, kudis hingga kurap, lho, Sahabat 99!

6. Sakit Pernafasan

Bukan rahasia umum lagi deh kalau udara lembap bisa mengganggu pernafasan setiap manusia.

Penyakitnya antara lain flu dan batuk

7. Sistem Imun Terganggu

Kamar yang lembap bagi anak bersistem tubuh lemah akan mudah terjangkit penyakit kanker, gangguan hati bahkan HIV.

Seram ya!

Kamu tentu tidak ingin orang-orang sekitar kamu terkena penyakit yang berbahaya kan?

Untuk itu jangan lupa selalu menjaga kebersihan dinding dengan membersihkan jamur-jamur yang mengendap dan hindari kebocoran pipa air.

 

JASA ARSITEK MALANG – KONTRAKTOR JOGJA | JASA BANGUN RUMAH JOGJA | KONTRAKTOR JOGJA | JASA ARSITEK JOGJA | KONTRAKTOR DI JOGJA | JASA GAMBAR 3D JOGJA | JASA DESAIN RUMAH JOGJA | BANGUN RUMAH JOGJA merupakan solusi bagi Anda yang ingin membangun rumah hunian, kost ekslusif, apartemen atau bangunan lainnya. Konsultasi Gratis KLIK DISINI. Hubungi kami di Telp : (0274) 501 7127 | WA : 0878 3475 4624

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *