Mengenal Jenis Permasalahan dengan Cat Tembok

Arsitek Indo Kontraktor Malang – Anda mengalami masaah dengan at tembok? Nah, kenali dulu jenis permasalahan dengan cat tembok tersebut. Lalu anda bisa mencari bagaiman cara mengatasinya dan apa penyebabnya. Kenapa harus tau dulu jenis permasalahannya? Ya kalau anda belum tau masalah apa yang dialami cat tebok anda, bagaimana anda bisa megatasinya? untuk itu, bacalah artikel ini untuk mengenal jenis permasalahan dengan cat tembok.

Permasalahan pada cat tembok memang tidak mengganggu bangunan secara struktural. Tetapi menimbulkan rasa risih dan tidak nyaman, serta mengurangi keindahan pada tampilan rumah. Mungkin Anda sesegera mungkin ingin memperbaikinya dengan mengecat dinding dengan cat yang baru.

Nah, pada artikel ini kita akan membahas mengenai jenis-jenis dan penyebab terjadinya permasalahan cat yang biasa terjadi pada dinding rumah. Apa saja penyebab permasalahan itu? Simak penjelasan berikut.

  1. Cat mengelupas.(Flaking/Cracking)

Pengelupasan cat yang terjadi pada tembok dapat disebabkan 2 hal. 2 hal itu yaitu oleh kebersihan tembok yang akan dicat, dan penggunaan acian yang kurang berkualitas. Flaking pada cat tembok ditandai dengan mengelupasnya lapisan cat saja.Hal ini tidak menunjukkan pengaruh pada acian. Penyebabnya yaitu karena terdapat kandungan minyak pada tembok sehingga cat tidak menempel dengan sempurna. Cracking dapat dilihat dengan pengelupasan cat, disertai dengan lapisan acian yang ikut terkelupas juga.

Cara memperbaikinya adalah dengan melakukan pengelupasan cat menggunakan ampelas pada cat tembok yang bermasalah sampai habis. Lalu membersihkan bagian dinding sampai bersih dari minyak, debu, dan kotoran-kotoran lain yang dapat menyebabkan cat tidak menempel dengan baik pada tembok. Khusus pada tembok yang mengalami cracking, proses pengacian ulang wajib dilakukan. Setelah itu, barulah melakukan pengecatan ulang pada tembok.

  1. Cat menggelembung (Blistering)

Penggelembungan pada cat disebabkan karena proses pengecatan yang salah, acian yang belum kering sempurna, dan proses pengecatan ulang cat yang terlalu cepat.

Cara mengatasi masalah pada cat tembok yang mengalami penggelembungan adalah dengan menghilangkan cat lama yang sudah rusak. Selain itu lakukan pengampelasan pada acian tembok yang mengalami masalah tersebut. Setelah bersih dan kering dilanjutkan dengan melakukan pengecatan ulang.

  1. Pengapuran (Chalking)

Pengapuran yang terjadi pada cat tembok disebabkan karena cat yang tidak memiliki ketahanan terhadap sinar matahari. Kesalahan dalam penggunaan cat juga dapat menjadi penyebab pengapuran, misalnya penggunaan cat interior untuk eksterior.

Cara mengatasinya yaitu dengan terlebih dahulu menganalisa letak cat yang bermasalah, pada bagian eksterior atau interior. Jika permasalahan yang terjadi pada eksterior dapat diatasi dengan mengganti cat dengan produk cat khusus eksterior dengan terlebih dahulu. Jangan lupa untuk menghilangkan cat yang bermasalah terlebih dahulu. Sedangkan jika terjadi pada cat interior, maka dilakukan dengan menghilangkan lapisan cat, dan menggunakan alkali killer pada tembok. Setelah kering, barulah dilakukan pengecatan ulang.

  1. Penyabunan (Saponification)

Cat yang menggumpal dan melunak pada tembok disebut dengan penyabunan/saponification. Hal tersebut terjadi karena nilai alkalinitas pada tembok tinggi. Sehingga ketika dilakukan pengecatan, akan menimbulkan reaksi dengan cat yang menyebabkan cat tidak bisa memberikan hasil maksimal.

Langkah mengatasi masalah penyabunan ini yaitu :

  1. Hilangkan cat lama dengan cara melakukan pengelupasan menggunakan kapi
  2. Bersihkan tembok yang bermasalah sampai terbebas dari debu
  3. Lalu lapisi tembok yang akan dicat menggunakan alkali killer agar ph tembok menjadi normal
  4. Pengecatan ulang setelah tembok kering.
  5. Pengkristalan (Efflorescence)

Seperti halnya dengan masalah penyabunan/saponification, penyebab terjadinya efflorescenceadalah karena adanya kandungan alkali pada dinding/tembok. Kandungan alkali akan membentuk garam dan terbawa pada permukaan cat tembok. Proses ini akan menjadi lebih cepat apabila kondisi lingkungan/tembok lembab.

Cara mengatasi masalah pengkristalan ini sama dengan mengatasi masalah saponification.

  1. Cat membercak air (Water spot)

Waterspot atau timbulnya bercak basah pada cat disebabkan oleh adanya rembesan air pada dinding/tembok. Rembesan air tersebut dapat disebabkan oleh kebocoran saluran air yang ditanam di dalam tembok, kebocoran talang air, serta rembesan air dari bagian luar/sisi tembok lain. Terjadinya waterspot dapat memicu munculnya jamur pada tembok.

Cara memperbaiki cat tembok yang mengalami waterspot adalah dengan cara menghilangkan lapisan cat yang lama, setelah itu melapisi tembok yang mengalami kontak dengan air denganwaterproofing (pelapis anti bocor), dan melakukan pengecatan ulang setelah lapisan kering.

  1. Cat membekas kuas (Roller marks/brush marks)

Cat yang diaplikasikan ke tembok dapat membentuk bekas dari kuas yang diaplikasikan, hal ini disebabkan karena beberapa faktor, diantaranya; kuas cat yang berkualitas rendah, kualitas cat yang rendah, serta teknik menggunakan kuas yang salah. Tidak hanya itu saja, faktor pengenceran cat juga dapat menjadi pengaruh terjadinya roller marks/brush marks.

Cara mengatasi cat tembok yang mengalami roller marks adalah dengan melakukan penghalusan tembok dengan menggunakan ampelas, kemudian melakukan pengecatan ulang dengan memperhatikan perbandingan campuran cat, sesuai spesifikasi yang direkomendasikan. Hal lain yang harus diperhatikan adalah kondisi kuas yang digunakan, kuas dengan kondisi tidak baik dapat menyebabkan munculnya masalah yang sama.

Anda dapat memperoleh alkali killer di toko/supermarket bahan bangunan terdekat di sekitar tempat Anda. Beberapa brand ternama seperti Jotun, Nippon, Mowilex, dan beberapa brand lokal lainnya telah menyediakan produk alkali killer.

Demikianlah jenis-jenis permasalahan yang umum terjadi pada cat tembok, gunakan cat yang sesuai dan berkualitas serta perhatikan proses pengecatan sesuai yang direkomendasikan agar cat dapat bekerja dengan maksimal.

WhatsApp chat