Mengenal Sejarah Desain Rumah Klasik

Arsitek Malang – Di jaman modern saat ini yang semakin berkembang, rumah dengan desain klasik yaitu sesuatu yang unik dan masih digemari banyak orang. Tahukah anda tentang sejarah desain rumah klasik? Simak pembahasan kami dibawah ini.

Sejarah Arsitektur Klasik

Arsitektur klasik merupakan gaya bangunan dan teknik mendesain yang mengacu pada jaman klasik Yunani kuno pada periode Helenistik dan Kekaisan Romawi. Arsitek Romawi ternama Marcus Vitruvius yang berjaya pada abad pertama sebelum masehi yakin bahwa para pembangun harus menggunakan prinsip matematika saat membangun kuil. Dalam tulisannya mengenalkan classical order yang menjelaskan tentang gaya kolom-kolom dan desain simetris dalam arsitektur klasik.

Saat orang berfikir tentang arsitektur klasik, umumnya mereka berfikir tentang sebuah bangunan yang terbuat dari kayu, batu, dan lain-lain. Dalam beberapa kasus hal tersebut memang benar, namun arsitektur klasik juga banyak memiliki nafas modern dan desain gedung yang rumit. Arsitek klasik memberikan kesan yang anggun dan mewah. Ciri khas arsitektur klasik yaitu pemakaian pilar-pilar, ornamen, dan profil-profil yang muncul pada saat kerajaan Romawi atau Yunani kuno. Bangunan gaya klasik memiliki ukuran yang melebihi kebutuhan fungsinya dan memiliki komposisi bangunan yang simetris dengan tata letak jendela yang teratur.

Arsitektur klasik dibangun dengan tiga tujuan, pertama sebagai rumah tinggal, kedua sebagai wadah penyembahan bagi Tuhan atau rumah peribadatan, dan yang ketiga sebagai tempat berkumpul seperti balai kota. Untuk alasan kedua dan ketiga inilah, bangunan dengan gaya klasik dibuat sedetail dan seindah mungkin dengan memberi ornamen-ornamen hiasan yang rumit.

Ciri dari Arsitektur Klasik Secara Umum:

  • Memiliki banyak sekali ornamen atau hiasan hampir di setiap sudut bangunan.
  • Penggunaan kolom dan balok (entablature) sebagai elemen utama.
  • Biasanya berupa bangunan yang besar dan megah dengan waktu pengerjaan yang cukup lama.
  • Memanfaatkan efek distorsi mata untuk menciptakan kemegahan dan keindahan bangunan-bangunan utamanya.
  • Bahan utama menggunakan bahan yang langsung diambil dari alam.
  • Setiap bangunan pada arsitektur Yunani Kuno adalah bagian integral dari keseluruhan struktur yang ada sehingga peninggalannya (walau tidak sempurna) dapat direkonstruksi menjadi suatu bangunan yang sebenarnya.

Bangunan Desain Klasik yang Terkenal

  1. Kuil Parthenon

Parthenon adalah kuil untuk dewi Athena yang dibagun di puncak bukit tertinggi di kota Athena, yaitu di Akropolis (Kota Tinggi). Setelah Zaman Kegelapan (Dark Ages), kota Athena tidak lagi dipimpin oleh raja. Sebagai gantinya mereka menerapkan sistem oligarki. Dengan demikian, Akropolis tak lagi menjadi tempat kediaman raja, tetapi menjadi tempat suci bagi dewi Athena, dan orang Athena membangun kuil untuk sang dewi di sana. Dewan kota Athena menyewa dua arsitek ternama, Kallikrates dan Iktinus, serta seorang pemahat terkenal, Pheidias, untuk membangun Parthenon. Keseluruhan bangunan dibuat dari marmer serta menampilkan gaya arsitektur terbaru dengan ukuran yang lebih besar.

Para arsitek Parthenon ingin membangun kuil terbaik di Yunani. Ketika sebagian besar kuil Yunani memiliki enam tiang di bagian depannya, Parthenon memiliki delapan tiang. Kuil Yunani lainnya dihiasi oleh friz (bongkahan batu panjang berhias pahatan bersambungan) saja atau metope (panel batu individual berhias) saja, sedangkan Parthenon memiliki friz dan juga metope.

  1. Kuil Athena Nike

Kuil Nike, merupakan kuil terkecil di Akropolis. Tapi bagi warga Athena, Nike dianggap sebagai pembawa keberuntungan bagi kota Athena. Kuil Athena Nike memiliki tetrastyle (empat kolom) dengan serambi colonnaded pada kedua fasad depan dan belakang (amphiprostyle) yang dirancang oleh arsitek Kallikrates. Gedung ini dibangun di atas sisa-sisa sebuah kuil Athena sebelumnya pada abad ke enam yang hancur oleh Persia pada tahun 480 SM. Kuil ini dibangun dari marmer pentelic putih. Di dalam kuil ini terdapat patung Nike, yang artinya adalah kemenangan. Pembuatnya menghilangkan sayap Nike yang seharusnya ada agar kemenangan tidak pergi dari Yunani. Hal tersebutlah yang menyebabkan patung ini lebih dikenal dengan nama Nike Apteros.

 

 

 

JASA ARSITEK MALANG – KONTRAKTOR JOGJA | JASA BANGUN RUMAH JOGJA | KONTRAKTOR JOGJA | JASA ARSITEK JOGJA | KONTRAKTOR DI JOGJA | JASA GAMBAR 3D JOGJA | JASA DESAIN RUMAH JOGJA | BANGUN RUMAH JOGJA merupakan solusi bagi Anda yang ingin membangun rumah hunian, kost ekslusif, apartemen atau bangunan lainnya. Konsultasi Gratis KLIK DISINI. Hubungi kami di Telp : (0274) 501 7127 | WA : 0878 3475 4624

WhatsApp chat