Perhatikan Ini Sebelum Membuat Ruang Olahraga

Arsitek Indo Kontraktor – Kita bisa membuat ruang olahraga sendiri di rumah. Dengan membuat ruang olahraga sendiri p[astinya akan menghemat waktu dan biaya kita. Namun untuk membuat ruang olahraga juga tidak bisa sembarangan. Nah perhatikan ini sebelum membuat ruang olahraga.

Beberapa hal yang perlu di perhatikan :

1. Ruang dan lokasi dalam rumah

Ruangan untuk fitness tentunya harus luas dan besar. Hal ini dikarenakan kegiatan olahraga yang dilakukan bukan sekedar push up, sit up, namun juga berbagai aktivitas seperti mengangkat barbel, lari di treadmill, ataupun yoga. Itu pun juga dilakukan tidak hanya oleh satu orang namun juga bisa dilakukan berbagai anggota keluarga dalam waktu yang juga bersamaan.

Lokasinya juga berpengaruh dalam pendesainan ruang fitness. Ruangan harus mendapatkan pencahayaan alami dan juga ventilasi sehingga pertukaran sirkulasi udara terasa lebih nyaman dan juga segar. Hal ini menghindari udara panas sehabis berolahraga tersimpan di dalam ruangan.

2. Perlengkapan Fitness

Beragamnya perlengkapan fitness menjadi hal yang diperhatikan. Untuk awal mendesain, tidak mungkin dirimu akan membeli semua perlengkapan olahraga. Pilihlah perlengkapan yang menjadi tujuan utama dan tentunya nyaman serta sering digunakan.

Pilihlah peralatan olahraga yang efektif dalam menjaga kebugaran yang dibutuhkan. Peralatan dengan penggunaan listrik harus diletakkan dengan jarak yang pas dengan stop kontak sehingga kabel tidak tersebar di lantai ruangan dan juga dapat digunakan dengan baik.

3. Suasana dan lingkungan ruangan

Ketika kita melakukan sebuah aktivitas dalam ruangan tentunya lingkungan ruangan harus mendukung. Hal tersebut tidak hanya karena adanya ventilasi atau peralatan yang lengkap namun juga desain interior didalamnya. Berbagai macam faktor arsitektural seperti kualitas udara, warna dinding dalam ruangan, dan faktor lainnya. Pilihlah warna-warna yang fresh untuk ruangan fitness, dekorasi yang memotivasi kegiatan berolahraga, dan juga elemen lain yang membuat ruangan terasa lebih menyenangkan.

4. Material penutup lantai

Lantai dalam ruang fitness harus didesain agar tidak licin. Pemilihan material penutup lantai sangat berpengaruh pada kenyamanan penggunanya. Alaskan ruangan dengan busa atau karpet sehingga lantai lebih aman. Penggunaan parkeet juga dapat dilakukan untuk ruang fitness.

Mengapa lantai di ruang fitness tidak boleh licin? Lantai tanpa alas pada alat-alatnya dapat menyebabkan peralatan olahraga seperti treadmill atau sepeda listrik bergerak sehingga tidak nyaman digunakan. Belum lagi keringat yang jatuh ke lantai dapat membuat lantai lebih licin sehingga penggunanya dapat tergelincir. Hal tersebut akan berbahaya maka dari itu penutup lantai tidak boleh dianggap remeh.

5. Dekat dengan area kamar mandi

Tentunya setelah berolahraga, mandi menjadi salah satu aktivitas yang akan dilakukan. Mandi sendiri dilakukan setelah pendingin dan keringat tidak lagi bercucuran karena akan sangat berbahaya juga jika langsung mandi dalam keadaan berkeringat banyak. Akses menuju kamar mandi harus lebih mudah atau bahkan kamar mandi shower tersedia di dalam atau sebelah ruang fitness. Selain menjaga kesehatan dengan berolahraga, menjaga kebersihan tubuh juga menjadi hal utama.

6. Perhatikan keselamatan dalam ruang


Keselamatan dalam beraktivitas juga sangatlah penting. Kecelakaan dapat saja terjadi tidak hanya karena kesalahan penggunaan peralatan namun juga karena cerobohnya pengguna ruangan. Maka dari itu, mendesain ruang dengan rak penyimpanan peralatan berat juga diperlukan.

Ketika ada peralatan yang tidak digunakan, ada baiknya tersimpan rapi di dalam rak khusus sehingga tidak menganggu ketika berolahraga. Peralatan tersebut bisa berupa barbel, atau pemberat. Jangan asal ketika meletakkan peralatan tersebut di dalam ruangan. Sediakan pula peralatan P3K di dalam ruangan sehingga jika terjadi hal yang tidak diinginkan dapat segera tertangani.

7. Tambahkan ruangan dengan aksesoris yang memotivasi

Aksesoris yang memotivasi di dalam ruang ini dapat berupa tulisan motivasi atau bahkan speaker dan televisi. Mendengarkan lagu yang disukai sambil berolahraga menjadi penyemangat tersendiri. Cermin juga menjadi aksesoris yang popular di dalam ruangan.

Cermin dapat menunjukkan perubahan yang terjadi pada tubuh selama berolahraga sehingga akan dengan mudah memotivasi diri. Speaker suara tidak hanya berguna untuk memberikan semangat, namun juga akan sangat berguna saat melakukan senam atau mendengarkan alunan lembut dan menenangkan ketika sedang relaksasi yoga.

8. Budget

Ingat ya, biaya desain ruang fitness memang tidak murah, akan tetapi akan lebih mudah dengan menentukan tujuan berolahraganya. Untuk mendesain ruangan perlu diperhatikan biaya yang dimiliki. Tidak hanya membeli peralatan yang efektif saja, namun juga sesuaikan dengan ukuran ruangan. Belilah peralatan secondhand yang tentunya akan lebih murah dibandingkan beli baru. Tapi jangan sampai ketipu ya dengan barang yang murah namun sudah rusak. Sesuaikanlah budgetmu dan kembangkan sedikit demi sedikit.

Itulah beberapa hal yang perlu kalian perhatikan saat akan membuat ruang olahraga di rumah, Semoga bermanfaat,.

WhatsApp chat