Perhatikan Sebelum Memasang Talang Air

Perhatikan Sebelum Memasang Talang Air – Talang air memiliki beberapa jenis dengan material yang berbeda-beda. Tentunya dari setiap jenis memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Nah, agar rumah anda jauh dari kebocoran, anda harus memperhatikan beberapa hal dibawah ini. Mari simak saja artikel berikut ini yuk!

Kemiringan talang

Sesuai fungsinya, maka talang harus mampu mengalirkan air hujan dengan baik, oleh karena itu talang harus memiliki kemiringan yang cukup. Talang dengan panjang lebih dari 10 meter sebaiknya dibagi 2 dengan posisi kemiringan tinggi di kemudian turun ke pinggir-pinggirnya. Kemiringan talang yang baik adalah 1-2 cm per 3 m panjang talang, artinya untuk sebuah talang yang memiliki panjang 3 m, salah satu ujung harus terletak 1-2 cm lebih rendah dibandingkan ujung satunya. Pastikan penggantung talang terpasang dengan baik sehingga kemiringan yang diharapkan dapat terjaga.

Sambungan / siku

Umumnya atap rumah demikian panjang sehingga membutuhkan lebih dari 1 batang talang, dan seringkali pula talang harus berbelok mengikuti bentuk atap siku. Pertemuan-pertemuan talang ini rawan terhadap kebocoran, sehingga seringkali sambungan atau siku kemudian justru direkayasa menjadi lubang atau corong talang yang bersambungan dengan talang atau pipa vertikal. Gunakan sambungan talang sesuai ukuran atau model talang yang digunakan, manfaatkan sealant silikon pada bagian sambungan untuk mencegah kebocoran.

Corong talang

bagian dari talang tempat terdapat lubang yang mengarahkan air ke pipa vertikal. Karena menjadi bagian berkumpulnya aliran air, corong talang menjadi lokasi yang rawan bocor. Kerusakan pada corong talang umumnya terjadi karena air tidak mengalir dengan benar dan menggenang pada bagian tersebut, hal ini sering disebabkan oleh tumpukan sampah atau daun yang terbawa air hujan. Oleh karena itu anda harus rajin membersihkan bagian ini dari sampah jika anda ingin talang atap rumah anda tahan lama.

WhatsApp chat