Plus Minus Beton Bertulang

Plus Minus Beton Bertulang – Pernah dengar istilah beton bertulang? Jika rumah anda termasuk dalam bangunan bertingkat, penggunaan beton bertulang mungkin wajib ada di konstruksi rumah anda. Jika masih anda masih bingung apa itu beton bertulang, berikut akan kami jelaskan beserta kelebihan dan kekurangannya. Simak yuk!

Apa itu Beton Bertulang?

Beton merupakan konstruksi campuran dari pasir, kerikil ataupun batu pecah, dengan semen dan air. Meskipun memiliki kekuatan tekan yang tinggi, sayangnya material beton memiliki kekuatan tarik yang rendah sehingga akan sangat mudah retak bahkan hancur saat ada tegangan tarik akibat beban, susut, hingga perubahan temperatur.

Untuk memberikan kekuatan tarik pada beton, maka digunakanlah tulangan baja pada bagian dalam beton yang mampu memberikan kekuatan tarik yang tak dimiliki beton. Konstruksi inilah yang kemudian dinamakan dengan konstruksi beton bertulang.

Baja tulangan dan beton dapat bekerjasama dalam menahan beban atas dasar beberapa alasan, yaitu :

  • Lekatan (bond) antara baja dan beton dapat berinteraksi mencegah selip pada beton keras
  • Campuran beton yang baik mempunyai sifat kedap air yang dapat mencegah korosi pada baja tulangan,
  • Angka kecepatan muai antara baja dan beton hamper sama yaitu antara 0,000010 – 0,000013 untuk beton per derajat Celcius sedangkan baja 0,000012 per derajat Celcius.

Kekuatan beton tergantung dari beberapa faktor yaitu proporsi campuran serta kondisi temperatur dan kelembaban tempat dimana beton akan mengeras. Untuk memperoleh beton dengan kekuatan seperti yang diinginkan, maka beton yang masih muda perlu dilakukan perawatan/curing, dengan tujuan agar proses hidrasi pada semen berjalan dengan sempurna. Pada proses hidrasi semen dibutuhkan kondisi dengan kelembaban tertentu.

Apabila beton terlalu cepat mongering, maka akan timbul retak-retak pada permukaannya. Retak-retak ini akan menyebabkan kekuatan beton turun, juga akibat kegagalan mencapai reaksi hidrasi kimiawi penuh.

Cara Merawat Beton

  • Beton dibasahi air secara terus menerus
  • Beton direndam dalam air
  • Beton ditutup denmgan karung basah
  • Dengan menggunakan perawatan gabungan acuan membrane cair untuk mempertahankan uap air semula dari beton basah.
  • Perawatan uap untuk beton yang dihasilkan dari kondisi pabrik, seperti balok pracetak, tiang , girder pratekan, dll. Temperatur perawatan sekitar 150°F. Lamanya perawatan biasanya dilakukan selama 1 hari untuk cara ke 5, dan 5 sampai 7 hari untuk cara perawatan yang lain.

Kelebihan Beton Bertulang

  • Bahan-bahannya mudah didapat
  • Harganya lebih Murah
  • Mudah Dibentuk sesuai keinginan arsitek
  • Tidak memerlukan perawatan
  • Lebih tahan terhadap api
  • Mempunya kekuatan tekan tinggi

Kelemahan Beton Bertulang

  • Kekuatan tariknya rendah
  • membutuhkan acuan perancah selama pekerjaan berlangsung
  • Stabilitas volumenya relatif rendah

Beton adalah material yang kuat di dalam menahan gaya tekan tetapi lemah didalam menahan gaya tarik. Oleh karena itu beton akan mengalami retak bahkan runtuh bila gaya tarik yang bekerja melebihi kekuatan tariknya. untuk menhgatasi hal itu, maka pada daerah yang mengalami tarik pada saat beban bekerja dipasang tulangan baja.

 

WhatsApp chat