Plus Minus Dinding Rumah Penuh Kaca

Plus Minus Dinding Rumah Penuh Kaca – Penggunaan material kaca pada desain rumah minimalis modern kini banyak diminati. Penggunaanya yang hampir menyeluruh pada seluruh dinding rumah kira-kira apakah sangat efektif? Mari kita ketahui keuntungan dan kerugian dari penggunaan kaca pada desain minimalis modern.

Keuntungan Penggunaan Dinding Kaca

  1. Kesan Luas

Penggunaan material kaca pada rumah minimalis modern akan terasa lebih luas dan pemandangan akan lebih transparan. Alhasil, efeknya seluruh ruangan di dalam rumah jadi tampak lebih luas dan seolah-olah menyatu tanpa batas.

  1. Perbaikan Pencahayaan

Karena kaca bersifat transparan, desain rumah minimalis modern dari segi pencahayaan akan sangat menguntungkan, rumah jadi nampak lebih terang dan hidup. Dengan begitu, listrik akan lebih hemat. Karena pencahayaan pada rumah bisa lebih maksimal hanya dengan memanfaatkan cahaya alami.

  1. Pemandangan yang Maksimal

Keuntungan lain dari penggunaan dinding kaca yang transparan yaitu pemandangan di sekeliling rumah bisa tertangkap dengan lebih sempurna. Apalagi bila rumah Anda terletak di lingkungan dengan pemandangan menakjubkan, tentu akan semakin membuat betah tinggal di rumah.

  1. Mudah Dirawat

Tak perlu khawatir soal noda dan debu yang menempel karena dinding kaca bisa dibersihkan dengan sangat mudah. Sangat berbeda dari dinding tembok yang bila terkena noda harus dibersihkan dengan cara dicat ulang.

  1. Kedap Suara

Sifat lain dari material kaca yaitu kedap suara. Keuntungan ini akan sangat bermanfaat bagi Anda yang tinggal di area bising. Jadi, meskipun Anda tinggal pada area yang bising, seperti berada di pinggir jalan raya, suara bising kendaraan yang lewat takkan terlalu mengganggu karena bisa diredam oleh kaca.

  1. Kedap Air

Selain kedap suara, material kaca juga terbukti kedap air. Tak perlu khawatir ketika hujan deras melanda karena dinding kaca dijamin takkan bocor oleh rembesan air hujan.

Kerugian Penggunaan Dinding Kaca

  1. Pemasangan Cukup Rumit

Sebuah kerugian yang tak bisa dihindari. Pemasangan dinding kaca lebih rumit ketimbang penggunaan semen dan bata untuk dinding rumah dan pasti membutuhkan tenaga ahli.

  1. Harga Relatif Mahal

Berbeda jenis kaca dan kualitasnya, berbeda pula harganya. Namun, secara umum, kaca dinding berkualitas biasanya memiliki kisaran harga yang relatif lebih mahal dibanding kaca biasa.

  1. Rentan Rusak

Sudah menjadi rahasia umum bahwa kaca merupakan material yang cukup rentan rusak. Jadi, dibutuhkan perawatan dan pengelolaan yang ekstra hati-hati agar kaca bisa awet dan tahan lama.

  1. Tak Tahan Getaran

Kaca merupakan material yang tak tahan akan getaran berfrekuensi tinggi, efeknya kaca pun rentan rusak akibat getaran atau goncangan. Salah satu solusinya yaitu pilihlah jenis kaca yang kualitasnya bagus apalagi bila digunakan untuk material dinding rumah.

  1. Daya Tahan Lemah

Material kaca bukanlah sebuah dinding struktural sehingga tak mampu menahan beban berlebih dalam penggunaannya. Pastikan desain rumah minimalis yang Anda pilih juga memerhatikan isu ini agar tak menjadi masalah di kemudian hari ya.

  1. Tak Bisa Diperbaiki

Sekali rusak ataupun sekadar retak, dinding kaca tak bisa diperbaiki dan seluruh bagian yang rusak harus diganti. Hal ini sekaligus akan berdampak pada biaya tak terduga yang harus dipersiapkan terutama bila terjadi kerusakan.

Berbeda dengan dinding semen dan bata, jika mengalami kerusakan atau keretakan, kita bisa memperbaikinya dengan cara menambalnya menggunakan semen.

  1. Perlu Aksesoris Tambahan

Rumah minimalis yang ingin menggunakan material kaca sebagai elemen dominan di rumah harus juga menyiapkan aksesoris tambahan lainnya.

Satu aksesoris tambahan yang paling penting yaitu tirai yang akan digunakan sebagai penutup yang sangat dibutuhkan untuk privasi di rumah.

WhatsApp chat