Plus-Minus Kloset Duduk dan Jongkok

Plus-Minus Kloset Duduk dan Jongkok – Kloset merupakan bagian terpenting dari kamar mandi. Kloset memiliki 2 jenis, yaitu kloset duduk dan jongkok. Antara kloset duduk dan jongkok bisa anda sesuaikan dengan kebutuhan anda di rumah. Tapi mari kita ketahui yuk kelebihan dan kekurangan dari kloset duduk dan jongkok ini.

TOILET DUDUK

Kelebihan Toilet Duduk

  1. Orang kerap merasa lebih nyaman karena tidak banyak tarikan pada lutut yang menimbulkan rasa capek.
  2. Kloset duduk pun menjadi favorit bagi ibu hamil, orang tua, penderita arthritis juga obesitas karena minim menyebabkan ketidak- nyamanan baik di lutut maupun perut.
  3. Dapat lebih santai dengan membaca buku, Koran dsb.
  4. Ada penutup pada wc.

Kekurangan Toilet Duduk

  1. Infeksi bakteri, risiko yang paling ringan, menyebabkan anyang-anyangan (yang termasuk tanda-tanda infeksi saluran kencing) dan keputihan (baik disebabkan jamur, bakteri maupun flagelata).
  2. Sedangkan risiko terberat, infeksi kelamin atau mulut vagina bisa masuk  lebih dalam. Jika berlanjut bisa menjadi infeksi rongga rahim (endometritis) bahkan saluran telur (salpingitis).
  3. Risiko paling buruk, infeksi saluran telur dapat menyebabkan kebuntuan saluran telur sehingga tidak bisa memiliki keturunan.
  4. Tidak cocok dan menambah memicu resiko penyakit Ambeyen, wasir atau hemorrhoid, jamur keputihan, dll.
  5. Membutuhkan waktu dan tenaga yg lebih banyak untuk mengejan dalam BAB, sebab Posisi duduk, apalagi jika duduk dengan posisi biasa dan tegak lurus 90 derajat, justru membuat proses buang air besar menjadi lebih sulit untuk dilakukan dan tenaga yang dibutuhkan juga menjadi lebih besar.
  6. Mempunyai resiko kecelakaan lebih fatal.

TOILET JONGKOK

Kelebihan Toilet Jongkok

  1. Lebih higenis, lebih higienis jika dibandingkan dengan closet duduk karena tidak terjadi kontak langsung dengan closet. Resiko infeksi saluran kencing dan kelamin terutama pada wanita karena perpindahan jamur, kuman dan bakteri maupun flagelata penyebab keputihan ini dapat diminimalisir.
  2. Dapat melatih kekuatan kaki dan otot kaki, paha. Melatih otot menahan berat badan dan melatih otot dasar panggul.
  3. Cocok digunakan orang penderita ambeien/wasir, dapat membantu kontraksi otot perut secara maksimal sehingga tenaga untuk mengejan lebih besar. Dengan demikian, proses BAB lebih cepat selesai dan memperkecil resiko ambeien.
  4. Dapat menyebabkan arthritis atau gangguan lutut dan tidak disarankan untuk penderita arthritis. Tarikan pada lutut yang terjadi ketika berjongkok serta kondisi lutut yang mudah lelah/capek tidak baik untuk  penderita arthritis. Bagi mereka, closet duduk lebih dianjurkan karena dalam posisi duduk, tidak banyak terjadi tarikan pada lutut sehingga lutut sehingga lebih nyaman digunakan.
  5. Kalau sudah selesai berfoto dan tinggal di siram tanpa takut rusak pencetan siram layak nya wc duduk! (terkecuali air habis)

Kekurangan Toilat Jongkok

  1. WC jongkok ini tidak baik untuk penderita arthritis (gangguan lutut)
  2. Serta kurang baik untuk lansia serta ibu hamil.
  3. Menyulitkan bagi orang yg punya berat badan over karena orang gemuk cenderung sulit untuk berjongkok ria.
  4. Tidak memiliki penutup wc.
WhatsApp chat