Renovasi Rumah 2 Lantai

Renovasi Rumah 2 Lantai – Struktur rumah 2 lantai tentunya berbeda dengan 1 lantai. Rumah 2 lantai memiliki struktur yang lebih kompleks. Jika anda berencana untuk merenovasinya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Seperti apa kira-kira? Mari simak artikel berikut.

  1. Selalu Perhatikan Struktur Rumah

Saat melakukan renovasi pada lantai dua rumah, Anda harus sadar bahwa hal ini lebih kompleks. Pondasi dan penopang lantai dua tentu sudah ditetapkan sejak rumah didirikan. Jika sembarangan, kekuatan struktur ini tidak bisa lagi menopang beban lantai dua. Tujuannya membangun lantai dua agar lebih bagus, tapi jika asal, lantai satu bisa jadi korban dan bahkan ada resiko merubuhkan rumah.

Bagi Anda yang tidak begitu tahu soal masalah bangunan dan juga renovasi lantai dua, pastikan konsultasikan dulu pada pihak yang lebih ahli. Nantinya Anda akan tahu bagaimana renovasi Anda akan diaplikasikan setelah mengerti benar soal struktur ini.

  1. Serahkan Pada yang Berpengalaman Menangani Ini

Saat melakukan renovasi rumah lantai 2, pastikan juga menggunakan tukang ataupun penyedia jasa renovasi rumah yang berpengalaman soal ini. Pihak yang sudah biasa menangani hal ini tentunya akan bisa mengerjakan bangunan dengan lebih cepat dan hati – hati.

Saat mengerjakan renovasi di lantai dua ini, resiko tentu akan makin banyak. Bayangkan saja harus menjebol dinding di lantai dua. Jika tidak tahu teknik yang benar karena tidak berpengalaman, bobot dinding yang jatuh bisa meratakan lantai dan melubangi langit – langit lantai satu. Kecelakaan seperti ini tentu bisa dihindari jika Anda menggunakan pihak yang lebih pengalaman.

  1. Siapkan Biaya Lebih Saat Renovasi

Sama seperti saat bekerja renovasi dengan jasa bangun rumah borongan yang umum, Anda tentu sudah tahu untuk menyisihkan budget untuk kebutuhan darurat. Hal ini biasanya 20% sampai 30%  dari budget rencana awal. Tapi untuk renovasi lantai dua membutuhkan biaya jaga – jaga yang lebih.

Kesalahan yang dilakukan saat renovasi lantai dua bisa berakibat fatal dibandingkan untuk renovasi biasa. Jadi menyiapkan budget lebih besar tentu tidak ada salahnya. Kesalahan seperti merusak lantai dan membuat langit – langit lantai satu roboh tentu akan memakan biaya lebih besar daripada kesalahan biasa merusak lantai pada area tingkat satu.

  1. Jangan Asal Bongkar

Jika Anda melakukan renovasi rumah 2 lantai Anda harus bisa melakukan perencanaan runtutan pengerjaannya. Hal ini penting agar integritas struktur rumah tidak terganggu. Banyak orang ingin urusan renovasi cepat selesai akhirnya membongkar semuanya sekaligus untuk dikerjakan cepat. Tapi hasilnya dinding – dinding penyangga yang seharusnya bekerja mempertahankan kekuatan rumah akhirnya jadi korban. Jika tidak mau ini terjadi, pelajari dulu kekuatan rumah Anda dan merencanakan pembongkaran berdasarkan hal tersebut.

  1. Gunakan Material yang Masih Bisa Dipakai Kembali

Saat membongkar area lantai dua, banyak hal yang tentunya masih bisa dimanfaatkan. Hal seperti kayu – kayu penyangga langit – langit, panel langit – langit, pintu, jendela dan masih banyak lagi terkadang tidak terlalu disentuh. Hal ini membuat Anda dengan mudah menggunakannya kembali untuk tujuan yang baru.

Menggunakan material lama ini tentu harus di cek dulu kualitas dan tenaganya. Tentu Anda tidak mau jika harus menggunakan kayu yang terlihat masih bagus tapi ternyata sudah terserang rayap. Jadi cek kembali material lama ini sebelum digunakan kembali.

 

WhatsApp chat