Tips Memaku Dinding yang Baik

Arsitek Indo Kontraktor Malang – Ternyata memaku dinding atau tembok tidak boleh sembarangan loh. Seringkali saat kita memaku dinding atau tembok, dinding atau tembok tersebut retak. Nah untuk mengatasi hal tersebut, artikel ini akan mengshare tips memaku dinding yang baik. Simak tipsnya yaa… 🙂

1.. Gunakan Paku Beton

Anda wajib menggunakan paku beton untuk digunakan pada tembok. Paku ini biasanya berwarna hitam dan terbuat dari baja sehingga lebih kuat. Bentuk kepala pakunya pun cenderung tumpul, tidak pipih.

Hindari menggunakan paku besi karena paku ini diperuntukkan khusus untuk kayu. Jadi jangan heran kalau paku ini akan bengkok jika Anda memaksa menanamkannya ke tembok.

2. Berikan Alas dari Selotip

Pada saat Anda memaku apakah permukaan dinding di sekitarnya selalu mengalami keretakan? Kami punya solusinya. Tandai titik permukaan tembok yang akan dipaku menggunakan pensil. Kemudian tutuplah titik tersebut memakai selotip yang bening. Lalu pasang lagi selembar selotip dengan posisi menyilang dari selotip pertama. Pastikan titik yang akan dipaku berada persis di tengah-tengah persilangan selotip tadi.

3. Pakai Palu yang Kokoh

Sama halnya dengan paku, palu atau martil yang dipakai pun harus mempunyai bentuk yang kokoh agar dapat menghasilkan tenaga yang cukup. Disarankan pilihlah palu yang memiliki gagang cukup panjang sehingga tenaga yang diteruskan akan lebih besar. Genggam palu ini dengan posisi tangan yang mantap.

Selanjutnya pukulkan secara tegak lurus ke arah kepala paku sehingga paku bisa menancap dengan sempurna dan tidak miring.

4. Jepit dengan Tang

Perlu diketahui, pukulan palu akan sangat terasa. Jadi bila kepala palu ini sampai mengenai jari tangan, kami bisa memastikan kalau jari Anda akan terluka. Untuk menghindari terjadinya kemungkinan terburuk ini, sebaiknya hindari memegang paku menggunakan tangan khususnya untuk Anda yang masih awam. Jepitlah paku tersebut menggunakan tang. Kini Anda tidak perlu khawatir lagi jari tangan Anda bakal terhantam oleh palu.

5. Tancapkan secara Tegak Lurus

Paku yang akan ditanamkan ke tembok harus benar-benar tegak lurus. Hal ini berpengaruh besar terhadap kekuatan yang dimiliki oleh paku tersebut dalam menyangga barang. Paku yang miring ke atas, bawah, atau samping akan menghasilkan daya dukung yang lemah sehingga sewaktu-waktu bisa terlepas dari tembok.

Berbeda lagi jika Anda ingin menggunakan paku tadi untuk poros gantungan seperti poros untuk menggantung lukisan, pigura, jam, dan lain-lain, maka paku sebaiknya ditancapkan dengan posisi agak ke atas sehingga barang-barang yang digantungkan di paku ini tidak mudah terlepas

WhatsApp chat