TIPS MEMBANGUN WALK IN CLOSET

Jasa Arsitek – Sebelum membangun walk in closet, perhatikan terlebih dahulu beberapa tips berikut. Membangun walk in closet tidak boleh asal-asalan dan seenak hati. Untuk desain, boleh sebagai wujud dari ide anda. Tetapi, untuk ukuran dan penyusunan barang harus diperhatikan.

Disini kita akan membahas tentang tips-tips atau beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum membangun walk in closet di rumah anda.

Ukuran Walk in Closet 

Walk in Closet

Ruangan yang akan dijadikan ruang walk in closet harus menjadi pertimbangan utama. Penentuan ruangan mencakup besarnya ruangan dan letak ruangan yang akan digunakan sebagai walk in closet. Untuk luas ruangan bisa disesuaikan dengan ruang kosong yang masih tersisa di rumah Anda. Jika ukuran rumah Anda tidak terlalu luas, Anda mungkin lebih cocok menggunakan lemari tanam atau wardrobe yang lebih hemat tempat. Letak ruangan yang biasa ditempatkan untuk walk in closet adalah di dekat kamar tidur atau dekat dengan kamar mandi.

Barang yang Akan Disimpan

Walk in Closet

Buatlah daftar yang berisi barang apa saja yang akan Anda simpan di ruangan walk in closet tersebut. Dengan daftar yang telah dibuat tersebut, akan memudahkan desain furnitur yang akan dibuat. Misalnya, jika Anda ingin menyimpan sepatu pada ruangan ini berarti butuh lemari khusus untuk sepatu. Atau jika Anda ingin menyimpan kaos kaki, sarung tangan atau aksesoris Anda, berati perlu dibuat beberapa laci tambahan didalam lemari.

Banyak sedikitnya barang yang akan disimpan juga menentukan banyak atau besar lemari yang akan diletakkan didalam ruangan walk in closet ini. Semakin banyak barang yang ingin disimpan berati semakin banyak pula media penyimpanan yang dibutuhkan.

Tata Letak Furniture

Walk in Closet

Perabot atau furniture yang pasti ada dalam ruangan walk in closet adalah lemari. Lalu, berdasarkan daftar barang yang ingin disimpan, Anda dapat menentukan berapa banyak lemari yang akan diletakkan di ruang tersebut dan berapa ukurannya untuk menampung barang-barang yang ingin disimpan. Kemudian, tentukan juga apakah diperlukan perabot pendukung lainnya, seperti kursi, sofa, meja rias, gantungan baju atau pelengkap lain yang dirasa perlu.

Setelah mendapatkan perabot-perabot apa saja yang akan ada pada ruangan, Anda dapat menentukan dimana letak dari masing-masing perabot. Peletakan perabot hendaknya dalam posisi yang tepat sehingga dapat memudahkan Anda beraktivitas di ruangan dan memperhatikan unsur keserasian ruang secara keseluruhan.

Desain Furniture

Setelah langkah-langkah diatas, selanjutnya adalah menentukan desain untuk model furnitur yang akan digunakan. Penentuan desain furnitur disesuaikan dengan tema yang ingin Anda hadirkan pada ruangan walk in closet.

Sebagai media penyimpanan dan furnitur utama pada walk in closet, desain lemari menjadi hal yang harus diperhatikan. Anda dapat menentukan desain lemari misalnya dengan menentukan apakah lemari akan dibuat tertutup atau terbuka, bagaimana penampilan pintu dari lemari yang diinginkan, apakah terbuat dari kaca, apakah perlu menggunakan pintu geser, dan lainnya. Penggunaan pintu geser (sliding door) adalah solusi untuk membuat furnitur lemari yang hemat tempat.

Menambahkan Detail

Sebuah ruangan walk in closet haruslah elegan dan memberi rasa nyaman dan menyenangkan saat kita berada didalamnya, untuk itu kita perlu menambahkan beberapa item di dalam ruangan tersebut. Anda bisa melapisi lantai dengan karpet tebal, dan menambahkan tempat duduk untuk mencoba pakaian atau sepatu layaknya di butik.Tambahkan cermin, penggunaan cermin dapat membuat ruangan tersebut terlihat lebih luas.

WhatsApp chat