Tips Membeli Tanah Kavling

Tips Membeli Tanah Kavling – Setelah pada artikel sebelumnya kami menjelaskan pengertian dan jenis dari tanah kavling. Berikut ini kami akan memberikan tips, bagi anda yang akan membeli tanah kavling. Simak tipsnya yuk!

 

  1. Cek Sertifikat Tanah

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengecek apakah sertifikat tanahnya masih berupa Hak Guna Bangunan (HGB) atau Sertifikat Hak Milik (SHM). Jika masih berupa HGB, tanyakanlah siapa yang harus menanggung biaya peningkatan hak menjadi SHM kepada pengembang yang bertanggung jawab. Dengan begitu, anda tidak perlu khawatir lagi dengan pengeluaran yang tidak terencana.

  1. Periksa Batas Tanah Kaveling

Kemudian, hal lainnya yang harus dilakukan adalah mengecek batas tanah yang akan anda beli. Batas tanah kaveling yang kamu incar bisa saja berbeda dengan yang dijelaskan oleh pihak penjual. Untuk itu, ada baiknya untuk mengecek hal tersebut karena hal ini bisa saja menjadi masalah di masa depan.

  1. Cari Tahu Asal Muasal Tanah

Jangan coba-coba untuk membeli tanah kaveling bekas tempat sampah, kuburan, atau malah rumah ibadah karena secara fengshui tidak baik. Tanah yang baik adalah tanah bekas kebun dan sawah. Jika tanah yang akan dibeli sudah diratakan, anda bisa mencari tahu informasi asal-usulnya di Kelurahan atau Kecamatan.

  1. Cek Akses Jalannya

Akses jalan adalah hal krusial yang wajib diketahui sebelum kamu memutuskan. Pasalnya, bisa dibilang akses jalan yang baik merupakan kebutuhan primer yang dibutuhkan penghuni untuk melancarkan segala aktivitasnya. Untuk itu, pilihlah akses jalan yang bisa dilintasi dua mobil dari kiri dan kanan jalan.

  1. Lihat Perkembangan Lingkungannya

Anda harus bisa melihat perkembangan lingkungannya dengan cermat. Dengan kata lain, anda harus bisa melihat apakah rumah di sana cepat laku atau tidak. Pasalnya, ada kaveling yang cepat laku namun tidak dibangun oleh pemiliknya. Jangan sampai anda membangun rumah di tanah tersebut namun tidak ada rumah lain di kanan kirinya.

  1. Antisipasi Potensi Bahaya yang Mengintai

Kemudian, anda juga harus menghindari tanah yang berdekatan dengan jalur listrik bertegangan tinggi, jalur pipa gas, area bandara, jalur rel kereta, dan tepi sungai. Selai itu, anda pintar-pintar memilih daerah yang kelihatannya tidak berpotensi digusur untuk pembangunan fasilitas umum.

  1. Sesuaikan Anggaran dengan Kemampuan Keuangan

Sebelum memilih tanah terbaik, alangkah baiknya untuk mematok anggaran yang dipersiapkan terlebih dahulu. Perkirakan berapa lama kredit tanah kavling akan berlangsung. Jangan sampai kredit berhenti di tengah jalan karena alasan finansial yang seharusnya bisa dihindari. Jika anda memiliki dana yang terbatas, tidak ada salahnya untuk memilih tanah kavling murah untuk investasi kali ini.

 

 

WhatsApp chat