Trik Memilih Karpet Untuk Rumah

Trik Memilih Karpet Untuk Rumah – Karpet biasanya banyak digunakan sebagai dekorasi pada ruangan rumah. Fungsi karpet bukan hanya untuk melapisi lantai saja, tapi juga memberikan nuansa hangat pada ruangan.  Nah, tapi bagaimana ya trik memilih karpet yang tepat untuk rumah? Jangan sampai salah memilih. Coba anda simak trik dibawah ini.

  1. Cocokkan dengan Tema Ruangan

Pertama, perhatikan dulu apa tema ruanganmu. Jangan sampai kehadiran karpet justru mendistraksi dekorasi yang sudah ada. Jika ruanganmu sempit, sebaiknya kamu tidak menerapkan tema yang ramai seperti gaya Bohemian. Namun jika beberapa furnitur sudah terlanjur berwarna, pilihlah karpet berwarna kalem dan polos supaya ruangan lebih netral. Pemilihan warna dan corak karpet yang selaras dengan tema ruangan akan membuat ruangan nyaman untuk dilihat.

  1. Seimbangkan Ukuran Karpet dan Ruangan

Hal pertama yang perlu dilihat adalah perbandingan ukuran karpet dan ruangan. Jangan sampai karpet justru membuat ruangan sempit tampak lebih sesak. Panduan mudahnya, karpet sebaiknya tidak menutupi lebih dari 50% luas alas ruangan. Tapi jangan juga terlalu kecil hingga tampak terpisah sendiri sebagai salah satu unsur ruangan. Karpet yang terlalu kecil akan membuat ruangan tampak tidak seimbang.

  1. Sesuaikan Corak dan Warna Karpet

Permainan corak dan warna karpet dapat membantu ruangan terlihat lebih lapang. Warna-warna lembut seperti putih, krem, dan warna-warna muda bisa dipilih untuk kesan yang lebih terang. Sesuaikan juga dengan pencahayaan pada ruangan, jika pencahayaan sudah sedemikian terang, pilihlah karpet berwarna hangat. Paduan beberapa warna karpet sah-sah saja, tapi sesuaikan warna karpet dengan warna furniture-furniture favoritmu. Jangan memilih motif dengan ukuran besar atau terlalu rumit. Sebaliknya, karpet bercorak garis-garis dapat membuat ruangan terlihat lebih panjang.

  1. Pilih Material Karpet yang Tepat

Setiap ruang dalam rumah membutuhkan jenis karpet yang berbeda-beda. Apakah karpet itu dimaksudkan agar nyaman diduduki atau untuk mempercantik ruang, hal tersebut akan bergantung pada material karpet.

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah tinggi, kepadatan, dan ketebalan karpet. Karpet bulu yang tebal dan hangat memang nyaman diduduki, tapi tidak selalu cocok ditempatkan di semua ruang. Sedangkan karpet kain cenderung tidak terlalu empuk, namun mudah dibersihkan. Jika ingin memunculkan kesan yang elegan, karpet berbahan wol atau katun sangat cocok. Pilihlah bahan yang lebih kesat untuk karpet pada area tinggi aktivitas.

  1. Atur Posisi Furnitur

Setelah memutuskan ukuran dan bahan karpet yang tepat, selanjutnya adalah bagaimana mengatur posisi furnitur di atas karpet. Pertama, semua kaki furnitur menginjak karpet, cocok jika seluruh ruangan terlapisi karpet atau karpet untuk furnitur spesifik misalnya meja makan. Kedua, hanya kaki depan menginjak karpet, cocok untuk ruang tamu dan ruang keluarga. Ketiga, kaki meja tak menginjak karpet sama sekali, jika karpet licin dan sempit.

  1. Pilih Karpet yang Aman bagi Kesehatan

Karpet adalah benda yang paling sering diduduki bahkan ditiduri. Karpet di ruang keluarga contohnya, seringkali menjadi area bermain anak. Memastikan kamu sudah tahu cara memilih dekorasi ruang anak yang baik, termasuk ke bagian kecil seperti karpet yang aman sangat penting.

Karpet yang menyerap banyak debu pastinya akan membuat ruangan terasa pengap, terutama jika terhirup. Meski bahan organik seperti wol dan rami dianggap lebih sehat untuk digunakan, selalu bersihkan agar kotoran tidak terperangkap.

  1. Kenali Teknik Pembuatan Karpet

Mengenali teknik pembuatan karpet bisa membantumu dalam memilih karpet yang cocok untuk tiap ruang. Misalnya, karpet tenun yang dibuat secara tradisional adalah karpet yang paling awet dan menawan. Karpet jenis ini jika ditempatkan pada saat kamu ingin menata ruang tamu kecil untuk mengalihkan mata dari luas ruangan sebenarnya.

Di sisi lain, karpet bergelombang cocok untuk ruangan dengan aktivitas yang tinggi seperti ruang keluarga. Setelah itu, pemasangan karpet anyaman dapat memperelok tampilan dapur.

  1. Pilih Padding yang Cocok dan Nyaman

Selain memilih karpet yang tepat, kita juga harus memerhatikan padding yang menjadi lapisan antara lantai dan karpet. Sebagian karpet memang dilengkapi padding saat pembelian, sebagian lain tidak. Fungsi padding sendiri untuk membuat karpet lebih tahan lama karena menjaga keseimbangan suhu. Temperatur lantai yang tinggi bisa membuat karpet lembab sehingga mudah mengalami penurunan kualitas. Padding yang nyaman, padat, dan ramah di kantung adalah padding berbahan karet busa.

  1. Tentukan Besar Anggaran

Satu hal yang patut diperhatikan adalah anggaran yang dialokasikan untuk membeli karpet. Kamu harus pandai mencari referensi harga sekaligus tidak mengabaikan kebutuhan dalam memilih karpet.

Memerhatikan spesifikasi karpet juga penting untuk dilakukan, sehingga kamu memiliki banyak perbandingan sebelum memilih. Ukuran, warna, dan serat bahan karpet adalah hal utama.

  1. Jaga Karpet tetap Bersih

Perawatan dan cara pembersihan karpet pun harus dipertimbangkan sebelum mencocokan karpet dan ruangan. Sebaiknya, jangan pasang karpet yang mudah kotor pada area tinggi aktivitas seperti ruang keluarga dan dapur.

Karpet berbahan wol punya sifat sulit dibersihkan karena debu mudah terperangkap pada serat-seratnya. Karpet jenis ini cocok untuk ruang tamu, tapi tidak untuk ruang keluarga. Kotoran yang terperangkap bisa mengganggu pernapasan ketika karpet digunakan sebagai alas tidur-tiduran.

Sedangkan untuk karpet sintetis tidak mudah kotor dan jika kotor akan mudah dibersihkan. Karpet jenis ini cocok ditempatkan di ruang keluarga dan kamar anak-anak. Kelebihan lainnya, karpet jenis ini memiliki motif dan warna yang menarik serta mudah dipindahkan.

WhatsApp chat