1. Sesuaikan dengan dana dan kebutuhan

Banyaknya varian harga dan model keramik yang dijual di pasaran, membuat Anda harus jeli sebelum membeli

Tergantung tingkat kebutuhan dan uang yang dimiliki, Anda bisa beli keramik murah berkualitas atau keramik mahal yang sesuai dengan desain kamar mandi.

  1. Sesuaikan jenis

Terdapat empat jenis glasur (lapisan tipis yang melapisi body keramik) yang umum ditemukan. Meliputi glossy (mengkilap), satin, matte, dan bertekstur. Klasifikasi inilah yang membedakan licin atau tidaknya suatu keramik.

Permukaan keramik harus aman saat diinjak bahkan dalam kondisi basah sekalipun. Terlebih bila penggunanya nanti adalah anak-anak dan orang tua.

Oleh karena itu, sebaiknya gunakan keramik lantai yang bertekstur atau memiliki permukaan anti-slip (tidak licin).

Keramik dengan permukaan glossy atau tidak bertekstur lebih disarankan dipasang pada dinding kamar mandi.

Tujuannya untuk memudahkan proses bersih-bersih dari sisa sabun atau jamur dan lumut yang menempel.

Contoh kamar mandi dengan glasur keramik glossy. Sumber: ctdtiles.co.uk

  1. Sesuaikan ukuran

Guna mendapatkan hasil yang maksimal, maka ukuran lantai keramik harus diserasikan dengan luas kamar mandi.

Perhatikan juga arah aliran air untuk menentukan tingkat kemiringan lantai menuju arah pembuangannya (sekitar 1%).

Ukuran lantai yang tidak terlalu besar akan membantu mengarahkan aliran air tersebut.

Unsur lain yang perlu dicermati adalah sinkronisasi antara layout dan besaran ruangan.

Jika area terbatas, maka penggunaan keramik berukuran besar akan memberi kesan luas pada kamar mandi. Begitupun dengan ukuran keramik yang dibuat memanjang secara horizontal.

  1. Sesuaikan warna dengan tema

Tak luput juga untuk menyeleksi warna keramik. Bila ruangan Anda kurang mendapat sinar matahari, keramik dengan corak warna terang dapat menjadi alternatif terbaik, begitu sebaliknya.

Trik berikut juga patut diaplikasikan pada seluruh ruangan rumah seperti dapur, kamar tidur, bahkan ruang tamu.

Desain keramik baik untuk lantai maupun dinding kamar mandi turut memengaruhi hasil akhir yang senada dengan tema rumah.

Keramik dekoratif seperti listello, dot corner atau panel, boleh disisipkan guna memberikan nuansa kamar mandi yang lebih cantik. Berikut contoh keserasian antara tema dan warna;

  • Hunian bergaya etnik dapat menggunakan elemen kayu yang terekspos, seperti warna keramik abu-abu, paduan putih dan krem/kuning, coklat dan terakota.
  • Hunian bergaya modern atau minimalis akan sesuai dengan keramik warna lembut dan tidak ramai, seperti warna putih atau warna semen.
  • Hunian bergaya natural cocok dengan keramik bermotif batu alam atau bambu, sehingga mendukung suasana alami yang hendak dipamerkan.
  • Hunian bergaya klasik pas dengan keramik seperti marmer atau granit. Jika ingin memiliki suasana anggun dan elegan, sebaiknya pilih corak seperti itu atau motif baroque.
  • Hunian bergaya mediterania serasi dengan keramik warna krem, coklat tanah, atau yang memiliki gradasi kedua warna tersebut.
  • Hunian bergaya country ideal menggunakan keramik corak floral atau geometri.
Sumber: tileshop.com
  1. Adakah garansi?

Kendati terlihat simpel, akan tetapi hal ini sangat perlu dicermati saat Anda sudah menentukan pilihan. Tanya kepada pihak toko material, apakah produk ini dibekali garansi atau tidak. Ini penting guna memastikan izin penukaran apabila barang terbukti cacat saat dibuka.

Nah diatas adalah ulasan mengenai cara memilih keramik kamar mandi. Untuk info mengenai portofolio dan track record pembangunan kami jasa arsitek Malang, bisa Anda cek DISINI. Semoga bermanfaat 🙂

ARSITEK INDO KONTRAKTOR – JASA ARSITEK MALANG | JASA DESAIN RUMAH MALANGKONTRAKTOR MALANG | JASA BANGUN RUMAH MALANG merupakan solusi bagi Anda yang ingin membangun rumah hunian, kost ekslusif, apartemen atau bangunan lainnya. Konsultasi Gratis KLIK DISINI. Hubungi kami di WA : 0878 3475 4624